- Polri mengerahkan 3.852 personel gabungan untuk mengamankan dua laga FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta pada Jumat (25/9/2026).
- Petugas menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar kawasan stadion guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan penonton pertandingan.
- Kepolisian menyediakan sepuluh kantong parkir resmi berkapasitas ribuan kendaraan dan melarang warga memarkir di badan jalan.
Suara.com - Polri menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, menjelang dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9/2026).
Sebanyak 3.852 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan seluruh rangkaian pertandingan, mulai dari kedatangan tim dan penonton hingga proses kepulangan setelah pertandingan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional.
Pengaturan dilakukan berdasarkan volume kendaraan dan kondisi arus lalu lintas di lapangan.
"Selama arus kendaraan masih lancar, lalu lintas tetap berjalan normal. Pengalihan baru dilakukan apabila terjadi peningkatan kepadatan pada ruas menuju maupun di sekitar kawasan GBK," kata Budi di Jakarta, Jumat.

Petugas telah ditempatkan di sejumlah ruas jalan untuk mengatur kendaraan.
Pola pengalihan arus juga akan disesuaikan dengan perkembangan situasi selama pertandingan berlangsung.
“Rekayasa lalu lintas tidak dilakukan serta-merta. Petugas akan melihat kondisi arus kendaraan di lapangan,” ujar Budi.
Sejumlah Ruas Disiapkan untuk Pengalihan
Budi menjelaskan, apabila terjadi kepadatan di Jalan Gerbang Pemuda, kendaraan dari arah Semanggi menuju Gerbang Pemuda dapat diarahkan lurus menuju Slipi.
Sementara jika kepadatan terjadi di Jalan Asia Afrika, kendaraan dari arah Senayan City dapat dialihkan menuju Pintu 1 Senayan.
Adapun apabila terjadi kepadatan di Jalan Gatot Subroto, pengalihan kendaraan dapat dilakukan melalui kawasan Semanggi maupun jalur Slipi–Petamburan. Pola tersebut akan menyesuaikan arah kendaraan dan kondisi lalu lintas saat itu.
Kepolisian juga mengimbau penonton yang membawa kendaraan pribadi untuk menggunakan kantong parkir yang telah disediakan.
Masyarakat dilarang memarkir kendaraan di badan jalan karena berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Ribuan Kendaraan Ditampung
Sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai kantong parkir, antara lain Parkir TVRI, Kemenpora, GBK Arena, Cekungan Pintu 1, Senayan Park, Lapangan ABC GBK, Parkir Aquatik, Jalan APEC, Parkir Timur dan Plaza Tenggara.
Total kapasitas parkir yang disiapkan mencapai 2.124 sepeda motor, 2.020 mobil dan 150 bus.
“Bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi, manfaatkan kantong parkir yang telah disiapkan dan jangan memarkir kendaraan di badan jalan karena dapat mengganggu kelancaran pengguna jalan lainnya,” jelas Budi.
Masyarakat juga diminta memantau perkembangan lalu lintas melalui kanal resmi TMC Polda Metro Jaya dan Polda Metro Jaya.
Pola pengaturan maupun pengalihan arus dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi aktual di lapangan.
Dua Pertandingan Digelar di SUGBK
Pengamanan tersebut disiapkan karena SUGBK menjadi lokasi dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 pada Jumat.
Laga pertama mempertemukan Bangladesh dengan Malaysia pada pukul 16.00 WIB.
Setelah itu, giliran tuan rumah Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada pukul 19.30 WIB.
Pertandingan kedua diperkirakan menjadi perhatian besar karena melibatkan tuan rumah dan berlangsung pada jam sibuk.
"Pengamanan disiapkan untuk seluruh rangkaian pertandingan hari ini, mulai dari kedatangan tim dan penonton, akses masuk stadion, jalannya pertandingan hingga kepulangan," kata Budi. [Antara]