-
Timnas Indonesia wajib menang telak atas Bangladesh untuk merebut posisi puncak Grup A.
-
Keunggulan selisih gol menentukan tim yang berhak melaju ke babak final ASEAN Cup.
-
Pelatih John Herdman optimistis mampu menuntaskan laga penentu ini dengan dukungan suporter.
Suara.com - Timnas Indonesia wajib mengamankan kemenangan telak atas Bangladesh malam ini demi mengunci tempat di babak puncak. Keunggulan jumlah gol menjadi kunci utama Skuad Garuda untuk menggeser Malaysia dari posisi teratas.
Pertandingan penentu di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini mengharuskan Indonesia mencetak marjin gol lebih besar dibanding laga rival. Kemenangan minimal dengan selisih dua gol lebih banyak dari hasil Malaysia menjadi syarat mutlak lolos.
Analisa Suara.com, situasi ini menempatkan laga pamungkas sebagai ujian efektivitas lini serang asuhan John Herdman. Pasukan Garuda tidak boleh sekadar menang, melainkan harus tampil agresif sejak menit awal.

Peta persaingan Grup A memperlihatkan posisi Indonesia yang membayangi Malaysia di urutan kedua klasemen sementara. Meski sama-sama mengoleksi empat poin, tim Merah Putih kalah selisih satu gol dari Harimau Malaya.
Hanya tim pemuncak grup yang berhak mengantongi tiket ke partai final turnamen regional ini. Pada waktu bersamaan, Malaysia dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat.
Bagaimana Peluang Indonesia Menembus Partai Final?
Melihat rekor pertandingan sebelumnya, Bangladesh datang sebagai tim yang paling tidak diunggulkan di Grup A. Tim berperingkat 182 dunia tersebut menelan dua kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun.
Kondisi tersebut membuka ruang bagi Kevin Diks dan kawan-kawan untuk tampil dominan sepanjang laga. Namun, rotasi dan kebugaran pemain menjadi tantangan tersendiri akibat padatnya jadwal kompetisi.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan penilaian kepada Bangladesh. Di atas kertas, Kevin Diks dkk. seharusnya bisa menang mudah atas negara berperingkat ke-182 dunia itu.
"Ketika kami menghadapi Bangladesh, kami akan menghadapi tipe lawan yang berbeda," ujar Hermdan.
"Kami sama-sama akan menjalani pertandingan ketiga dalam jadwal yang sangat padat dengan jeda dua hari. Jadi, istirahat dan pemulihan kami sangat penting setelah pertandingan."
"Namun, intinya adalah kepada para suporter, cukup datang dan berada bersama kami. Kami akan menyelesaikan pekerjaan ini, kami akan menuntaskannya," ucap Herdman.
Perjalanan Indonesia di ajang ini diawali dengan hasil positif saat menundukkan Singapura dua gol tanpa balas. Sayangnya, langkah Garuda tertahan ketika bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia pada laga kedua.
Sementara itu, Malaysia sukses mengamankan puncak klasemen berkat kemenangan tiga gol atas Bangladesh. Ketatnya perolehan poin dan selisih gol menjadikan laga terakhir ini sebagai penentu nasib kedua negara tetangga.