- Timnas Indonesia melawan Bangladesh di Stadion GBK Jakarta pada 1 Oktober 2026 berlangsung sepi penonton.
- Dua kelompok suporter utama yaitu La Grande dan Ultras Garuda tidak terlihat hadir memberikan dukungan langsung.
- Pertandingan tersebut merupakan laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang sangat penting bagi skuad Garuda.
Suara.com - Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh di partai pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 sepi.
Bahkan, dua kelompok suporter Timnas Indonesia yakni La Grande dan Ultras Garuda tidak kelihatan.
Padahal duel yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 1 Oktober 2026 sangat penting bagi Timnas Indonesia.
Tim asuhan John Herdman bukan cuma butuh kemenangan, tetap jumlah gol yang banyak.
Dukungan fans seharusnya dapat meningkatkan motivasi bermain Kevin Diks dan kawan-kawan.
Pantauan Suara.com hingga laga dimulai, tidak nampak banner La Grande.
![Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh di partai pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 sepi, Kamis 1 Oktober 2026. Bahkan, dua kelompok suporter Timnas Indonesia yakni La Grande dan Ultras Garuda tidak kelihatan. [Suara.com/Adie]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/01/27553-sugbk.jpg)
Tribune Selatan yang biasa mereka tempati juga sepi banyak bangku kosong tak terdengar yel-yel seperti biasanya.
Begitu juga di Utara, Ulras Garuda tidak ada. Mesk memang ada banner mereka yang dipasang terbalik berbeda dari biasanya.
Tidak diketahui apa maksud dari Ultras Garuda. Selain itu, di berbagai tribune sektor lain juga masih kelihatan bangku kosong.
Adapun ada hal berbeda dari laga ini. Sebelum dimulainya laga, terlebih dahulu dilakukan menghinangkan cipta untuk memperingati Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
Timnas Indonesia wajib menang besar di laga ini demi bisa lolos di laga ini. Skuad Garuda bersaing dengan Malaysia yang sama-sama telah mengemas 4 poin.
Nah, tim yang berhasil mencetak gol lebih banyak berhak lolos ke partai puncak.
Adapun Malaysia saat ini sedang menghadapi Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.