Pemain Laos Ditangkap Kasus Match Fixing Piala AFF 2026: Terlibat Sindikat Judi Negara Tetangga

Galih Prasetyo

Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:42 WIB
Pemain Laos Ditangkap Kasus Match Fixing Piala AFF 2026: Terlibat Sindikat Judi Negara Tetangga
Skandal Match-Fixing Piala AFF 2026: Pemain Laos Ditangkap, Terlibat Sindikat Judi Negara Tetangga [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemain timnas Laos Soukphachan Lueanthala ditangkap aparat setelah federasi sepak bola melaporkan kasus dugaan suap Piala AFF 2026.
  • Lueanthala diduga berperan mengatur pertandingan dan menjadi penghubung sindikat taruhan asal Vietnam yang melibatkan pemain Laos lainnya.
  • Federasi Sepak Bola Laos resmi membuka penyelidikan pada 7 Agustus menyusul serangkaian kekalahan telak di fase grup turnamen tersebut.

Suara.com - Pemain tim nasional Laos, Soukphachan Lueanthala, dilaporkan ditangkap aparat setelah federasi sepak bola negara tersebut menyerahkan dugaan suap, perjudian ilegal, dan manipulasi pertandingan Piala AFF 2026.

Pemain yang membela klub Salavan United di kompetisi domestik itu diduga membantu mengatur operasi manipulasi pertandingan untuk sebuah sindikat taruhan yang diyakini berasal dari Vietnam.

Dikutip dari The Guardian, Federasi Sepak Bola Laos (LFF) maupun kepolisian setempat belum secara resmi mengonfirmasi penangkapan tersebut, tetapi laporan tersebut menyebut Lueanthala kini berada dalam tahanan.

Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah pemain Laos diperiksa kepolisian sekembalinya mereka dari pertandingan terakhir di turnamen Asia Tenggara tersebut.

Suporter mendukung Timnas Indonesia saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj]
Suporter mendukung Timnas Indonesia saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj]

Laga itu berlangsung melawan Myanmar pada awal Agustus dan berakhir dengan kekalahan telak Laos 2-7.

Hasil tersebut menambah catatan buruk Laos di fase grup. Sebelumnya, mereka juga kalah 0-5 dari Thailand, 0-4 dari Malaysia, dan 1-4 dari Filipina.

Federasi Sepak Bola Laos kemudian mengumumkan pada 7 Agustus bahwa mereka telah membuka penyelidikan terkait dugaan pelanggaran tersebut.

Menurut sumber yang mengetahui kasus tersebut, Lueanthala diduga memiliki peran penting dalam operasi itu.

Ia dituding memberikan instruksi kepada sejumlah pemain lain sekaligus menjadi penghubung antara pihak-pihak yang terlibat.

baca juga

Diduga Ada Sindikat Taruhan

Dugaan pengaturan pertandingan tersebut disebut berkaitan dengan sindikat taruhan yang diduga beroperasi dari Vietnam.

Namun, sejauh ini belum ada keterangan resmi mengenai identitas pihak yang diduga berada di balik jaringan tersebut.

Seorang sumber yang memiliki pengalaman panjang di sepak bola Laos mengatakan praktik manipulasi pertandingan bukan persoalan baru di negara tersebut.

Kondisi ekonomi pemain disebut menjadi salah satu faktor yang membuat mereka rentan terhadap pendekatan dari pihak luar.

“Sampai tahun lalu, mereka mendapatkan 10 dolar per hari ketika bergabung dengan tim nasional,” kata sumber tersebut kepada The Guardian.

Sumber itu juga mengklaim pernah mendengar pengakuan seorang pemain yang mengaku mengatur tiga pertandingan.

Menurut pengakuan tersebut, sang pemain mendapatkan bayaran 10.000 dolar AS untuk setiap pertandingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabut Asap Makin Parah, Anwar Ibrahim Telepon Prabowo Desak Indonesia Lakukan Ini

Kabut Asap Makin Parah, Anwar Ibrahim Telepon Prabowo Desak Indonesia Lakukan Ini

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Vietnam Gagal Total di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Pasang Badan

Vietnam Gagal Total di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Pasang Badan

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Malaysia: Kemenlu Indonesia Masih Belum Balas Surat Resmi Kami Bantu Atasi Karhutla

Malaysia: Kemenlu Indonesia Masih Belum Balas Surat Resmi Kami Bantu Atasi Karhutla

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Pahlawan Nasional Indonesia Asal Papua Dihina Netizen Malaysia: Mirip Thanos

Pahlawan Nasional Indonesia Asal Papua Dihina Netizen Malaysia: Mirip Thanos

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Koar-koar Timnas Indonesia Curang, Ini Statistik Suram Tetangga Berisik Malaysia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Gagal ke Final Gegara Indonesia, Malaysia Akhirnya Rebut Peringkat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026

Gagal ke Final Gegara Indonesia, Malaysia Akhirnya Rebut Peringkat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:57 WIB

Terkini

Usut Laporan PT KEL, Polda Papua Tengah Dalami Dugaan Aktivitas BIM di Wilayah IUP

Usut Laporan PT KEL, Polda Papua Tengah Dalami Dugaan Aktivitas BIM di Wilayah IUP

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:39 WIB

Ijazah Tak Terbukti di MK, Denny Indrayana Minta Gibran Mundur dan Bertobat

Ijazah Tak Terbukti di MK, Denny Indrayana Minta Gibran Mundur dan Bertobat

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?

Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Rilis 2 Lagu Baru, Krishna Sakti Bawa Pesan Bangkit dan Perdamaian

Rilis 2 Lagu Baru, Krishna Sakti Bawa Pesan Bangkit dan Perdamaian

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Gibran Sepi Pembelaan usai Putusan MK, Dinilai Tak Punya Cantolan Senayan dan Bargain Lemah

Gibran Sepi Pembelaan usai Putusan MK, Dinilai Tak Punya Cantolan Senayan dan Bargain Lemah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Demian Aditya dan Sara Wijayanto Resmi Bercerai secara Verstek

Demian Aditya dan Sara Wijayanto Resmi Bercerai secara Verstek

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:23 WIB

4 Shio yang Hidupnya Disebut Lebih Tenang Mulai 9 Oktober 2026, Cek Daftarnya

4 Shio yang Hidupnya Disebut Lebih Tenang Mulai 9 Oktober 2026, Cek Daftarnya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Komisi Ojol 8 Persen Sudah Berlaku di Gojek, GoFood Masih Tunggu Aturan Komdigi

Komisi Ojol 8 Persen Sudah Berlaku di Gojek, GoFood Masih Tunggu Aturan Komdigi

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik

Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter

Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter

Sumsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:17 WIB

×