- Joey Pelupessy membantu Timnas Indonesia menjuarai ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
- Ia mendapat pengawalan polisi menuju bandara demi mengejar penerbangan malam kembali ke klubnya di Belgia.
- Popularitas Pelupessy melonjak drastis dan kini ia sering dikenali masyarakat saat berada di Indonesia.
Suara.com - Joey Pelupessy merasakan langsung besarnya perhatian publik setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai ASEAN Cup 2026.
Mantan gelandang Heracles Almelo dan FC Groningen itu mengaku popularitasnya meningkat drastis hingga sulit berjalan di tempat umum tanpa dikenali masyarakat Indonesia.
Pelupessy menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Indonesia meraih gelar juara.
Dalam partai final melawan Thailand, Tim Merah Putih akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang hingga waktu normal dan perpanjangan waktu.
Kepada media Belgia, Het Belang van Limburg, Pelupessy menceritakan atmosfer luar biasa yang menyertai keberhasilan tersebut.
![Cerita di Balik Adu Penalti Timnas Indonesia vs Thailand, Dean James Ungkap Fakta Tak Biasa [Instagram Dean James]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/13/28777-dean-james-joey-pelupessy.jpg)
Pelupessy mengaku masih terkesan dengan dukungan suporter Indonesia yang memenuhi stadion saat pertandingan final.
“Suara dari tribun sangat memekakkan telinga,” kata Pelupessy saat mengenang kemenangan tersebut.
Sempat Mendapat Pengawalan Polisi Usai Juara
Setelah memastikan gelar juara, Pelupessy harus segera kembali ke Lommel, Belgia, untuk melanjutkan kompetisi bersama klubnya.
Kepulangannya sudah dijadwalkan sebelumnya sehingga ia tidak bisa berlama-lama menikmati perayaan bersama rekan-rekannya di Indonesia.
Pelupessy mengungkapkan, perayaan berakhir sekitar pukul 23.30 waktu setempat.
Pelupessy kemudian mendapat fasilitas taksi dengan pengawalan polisi untuk menuju bandara agar tidak terlambat mengejar penerbangan pukul 01.00.
Di bandara, ia bahkan diizinkan melewati proses keberangkatan dengan cepat agar bisa mengejar jadwal penerbangan.
Dalam perjalanan menggunakan pesawat, Pelupessy mulai menyadari betapa pentingnya pencapaian yang baru diraihnya bersama Timnas Indonesia.
“Di pesawat, saya punya waktu untuk memikirkannya. Saat itulah saya menyadari bahwa kami telah menorehkan sejarah,” ujarnya.
Popularitas Pelupessy Melejit di Indonesia
Bagi Pelupessy, menjadi bagian dari Timnas Indonesia memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan bermain di Eropa.
Pelupessy melihat bagaimana masyarakat Indonesia menaruh perhatian besar terhadap tim nasional dan memaknai gelar juara sebagai pencapaian yang sangat istimewa.
Besarnya antusiasme tersebut juga membuat Pelupessy harus beradaptasi dengan status barunya sebagai figur publik.
Pelupessy mengaku tidak lagi bisa menikmati kehidupan sehari-hari secara anonim ketika berada di Indonesia.
“Antusiasme di sana luar biasa. Saya bahkan diwajibkan mempelajari lagu kebangsaan. Kita bisa melihat betapa berartinya gelar ini bagi masyarakat,” kata Pelupessy.
Pelupessy berusaha tetap bersikap tenang menghadapi perhatian yang diterimanya.
Namun, situasi di Indonesia terkadang membuat hal tersebut sulit dilakukan, terutama ketika banyak orang ingin bertemu atau meminta foto bersamanya.
“Saya sudah tidak bisa berjalan di jalanan tanpa dikenali. Terkadang, pengawalan pun diperlukan,” ungkapnya.