Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:24 WIB
Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan
Ribuan Bobotoh memadati tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (10/9/2026), untuk memberikan dukungan jelang pertandingan tandang Persib Bandung kontra Persija Jakarta.[Suara.com/Rahman]
baca 10 detik
  • Bonek menggalang donasi masker untuk korban karhutla saat pertandingan Persebaya di Surabaya.

  • Bobotoh membentangkan spanduk kritik kerusakan lingkungan pada laga Persib di Bandung.

  • Aksi suporter sepak bola Indonesia menjadi wadah kepedulian atas bencana karhutla nasional.

Suara.com - Suporter sepak bola Indonesia mulai menyuarakan kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera hingga Kalimantan. Bonek dan Bobotoh menjadi dua kelompok suporter yang menunjukkan kepedulian tersebut melalui aksi nyata maupun pesan yang dibentangkan di stadion.

Bonek, suporter Persebaya Surabaya, menginisiasi gerakan kemanusiaan dengan menggalang donasi masker bagi masyarakat terdampak karhutla.

Sementara itu, Bobotoh menyampaikan pesan lingkungan melalui sejumlah spanduk saat Persib Bandung menjamu Persik Kediri dalam laga Super League musim ini.

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. (Pexels/Eclipse Chasers)
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. (Pexels/Eclipse Chasers)

Aksi Bonek dilakukan saat Persebaya menjamu PSS Sleman yang berkesudahan imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026).

Melalui kampanye bertajuk One Man One Mask, Bonek mengajak suporter yang hadir di stadion untuk membawa masker dan menyumbangkannya bagi warga yang membutuhkan.

Gerakan ini lahir dari kesepakatan sejumlah komunitas Bonek yang sebelumnya berkumpul untuk membahas mekanisme pengumpulan dan distribusi masker.

Laga kandang Persebaya dipilih sebagai salah satu titik pengumpulan karena menjadi momentum berkumpulnya banyak suporter, termasuk pendukung PSS yang datang ke Surabaya.

Melalui gerakan One Man One Mask, Bonek berupaya mengajak suporter mengubah kepedulian menjadi aksi nyata.

Masker yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai mekanisme distribusi yang disiapkan komunitas.

baca juga

Bobotoh Bentangkan Spanduk Protes Karhutla

Tak hanya Bonek, kepedulian terhadap bencana karhutla juga disuarakan Bobotoh, pendukung Persib Bandung.

Saat Persib menjamu Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026), Bobotoh di Tribune Utara membentangkan tiga spanduk yang menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Spanduk tersebut bertuliskan "All Eyes On Karhutla", "No Forest No Future Fk Greed", serta "Langit Seharusnya Biru".

Pantauan di lapangan, ketiga spanduk itu dibentangkan di bagian tengah Tribune Utara sejak pertandingan belum dimulai.

Pesan yang disampaikan menyoroti kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera dan Kalimantan.

Aksi tersebut mendapat sambutan dari Bobotoh yang berada di tribune lain. Riuh suporter terdengar ketika spanduk dibentangkan sebagai bentuk dukungan terhadap pesan yang disampaikan.

Saat peluit babak pertama dibunyikan, Bobotoh di Tribune Utara kemudian menurunkan spanduk tersebut ke bagian depan tribune.

Aksi itu pun mendapat apresiasi dari sesama pendukung Persib. Pesan yang mereka bawa tidak hanya berkaitan dengan pertandingan, tetapi juga mengajak publik untuk memberi perhatian terhadap bencana lingkungan yang mengancam kehidupan masyarakat.

Gerakan Bonek dan aksi Bobotoh memperlihatkan dua cara suporter menyuarakan kepedulian terhadap karhutla. Bonek mengajak masyarakat berpartisipasi melalui pengumpulan masker, sedangkan Bobotoh menyampaikan pesan lingkungan lewat spanduk di stadion.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Malaysia, Singapura Juga Siapkan Bantuan untuk Atasi Karhutla di Indonesia

Setelah Malaysia, Singapura Juga Siapkan Bantuan untuk Atasi Karhutla di Indonesia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:15 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Airlangga Ungkap Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Cepat, Singgung RI Pernah Tolak Industri Elektronik

Airlangga Ungkap Kenapa Ekonomi Vietnam Tumbuh Cepat, Singgung RI Pernah Tolak Industri Elektronik

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Setelah Malaysia, Singapura Juga Siapkan Bantuan untuk Atasi Karhutla di Indonesia

Setelah Malaysia, Singapura Juga Siapkan Bantuan untuk Atasi Karhutla di Indonesia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:22 WIB

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?

Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:12 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×