-
Lothar Matthaus memuji Kevin Diks sebagai pemain kunci dan pemimpin di Borussia Monchengladbach.
-
Kevin Diks telah mencatatkan 40 penampilan dan mencetak lima gol sejak bergabung musim lalu.
-
Sang bek harus absen dalam tiga laga beruntun akibat urusan pribadi meski mendapat pujian legenda.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mendapat pujian dari legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus. Mantan kapten Timnas Jerman tersebut menilai Diks sebagai salah satu pemain penting di Borussia Monchengladbach.
Kevin Diks dianggap punya kemampuan bertahan, karakter, serta jiwa kepemimpinannya di lapangan. Meski ini musim keduanya bersama klub berjuluk Die Fohlen tersebut.
Sejak bergabung musim lalu, pemain berusia 30 tahun itu telah mencatatkan 40 penampilan dengan kontribusi lima gol.
![Kevin Diks sukses mempersembahkan gelar pertama untuk Timnas Indonesia, juara FIFA ASEAN Cup 2026. [Instagram Kevin Diks]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/07/99007-kevin-diks.jpg)
Performa tersebut membuat Diks mendapatkan perhatian khusus dari Matthaus.
Legenda yang membawa Jerman menjuarai Piala Dunia 1990 itu bahkan secara terbuka menyebut bek Timnas Indonesia tersebut sebagai pemain kunci Gladbach.
"Diks adalah pemain kunci di Monchengladbach, setelah memasuki musim keduanya. Dia bagus dalam bertahan. Dia seorang pemimpin, punya karakter di lapangan," tutur Lothar Matthaus dalam perbincangan dengan Goal.
Pujian Matthaus juga memiliki latar belakang tersendiri. Ia pernah menjadi bagian dari Borussia Monchengladbach pada periode 1979 hingga 1984.
Klub tersebut merupakan tempat Matthaus memulai karier profesional sebelum melanjutkan perjalanan bersama Bayern Munchen pada 1984.
Selama memperkuat Gladbach, Matthaus mencatatkan 162 penampilan dan mencetak 36 gol di Bundesliga. Sementara bersama Timnas Jerman, ia mengoleksi 150 caps dengan torehan 23 gol.
Namanya semakin melegenda setelah menjadi salah satu sosok penting dalam keberhasilan Jerman meraih gelar juara Piala Dunia 1990 di Italia.
Matthaus juga memberikan pesan kepada Diks dan para pemain Borussia Monchengladbach lainnya.
Ia berharap seluruh anggota skuad tidak berhenti bekerja keras dan terus meningkatkan kemampuan agar bisa mempertahankan tempat di tim utama.
"Yang bisa saya sampaikan untuknya dan semua pemain, adalah harus terus bekerja keras setiap hari, berkembang, dengan demikian akan selalu diandalkan tim. Saya rasa dia sangat bagus dan semoga membantu Gladbach bertahan di Bundesliga," tegas pria berusia 65 tahun tersebut.
Meski mendapat apresiasi dari sosok legendaris, situasi Kevin Diks di Borussia Monchengladbach belakangan ini sedang kurang ideal. Bek berusia 30 tahun itu absen dalam tiga pertandingan beruntun.
Diks sebelumnya tidak masuk skuad ketika Gladbach menghadapi Stuttgart dan Karlsruher karena alasan pribadi.
Ia kembali tidak tampil saat timnya menjamu Paderborn dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (31/10/2026) malam WIB.