SuaraCianjur.id- Dari sekian banyak amalan terbaik bagi umat muslim, selain meyembah kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua adalah yang terbaik juga.
Berbakti kepada orang yang telah melahirkan dan membesarkan kita, adalah amalan paling tinggi dan mulia. Seorang hamba bisa meraih ridho Allah SWT bisa melakukan amalan ini.
Tentu saja amalan ini sebagai bentuk manifestasi rasa syukur kepada Allah SWT.
Islam adalah agama yang paling menjunjung tinggi untuk masalah berbakti kepada orang tua. Islam sangat menganjurkan untuk memuliakan dan menghormati orang tua.
Lakukan ini jika ingin mendapatkan suragnya Allah SWT. Sungguh celaka jika manusia tidak dapat menghargai, menghormati dan berbakti kepada orang tua yang masih hidup.
Kesuksesan seseorang di dunia dan akhirat tidak akan terpisah dari doa orang tua. Karena mereka bisa memberikan doa untuk anak-anaknya.
Allah SWT Berfirman:
“Dan Rabb kalian telah memerintahkan supaya kalian jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kalian berbakti pada ibu bapak kalian dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaan kalian, maka sekali-kali jangalah kalaian mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kalian membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan mulia. Dan rendahkanlah diri kalian terhadap mereka dengan penuh kasihs ayang dan ucapkanlah : “Wahai Rabbku, kasihilah mereka sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q.S Al-Isra’ : 23-24).
Seorang ibu yang telah melahirkan adalah sosok pahlawan tanpa tanda jasa atas anak-anaknya.
Baca Juga: Foto Jasad Brigadir J Dibeberkan Komnas HAM: Ini yang Kami Dapatkan
Dalam hadist yang diriwayatkan Imam Muslim dalam shohihnya dan yang lainnya dari Abu Hurairah RA berkata:
“Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW “ siapakah orang yang paling berhak untuk saya berbakti kepadanya? Beliau menjawab : “Ibu kamu, kemudian ibu kamu, kemudian ibu kamu, kemudian ayah kamu.”