SuaraCianjur.id- Hati-hati dengan perasaan yang sedang stress karena itu bisa memicu permasalahan bagi kesehatan seseorang terutama pada bagian penceranaan.
Menurut dr.Zaidul Akbar, stress terjadi karena adanya masalah yang terjadi dalam kehidupan seseorang. Stress merupakan reaksi seseorang, yang mempengaruhi fisik serta emosional, terhadap perubahan dari lingkungan yang mengharuskan penyesuaian diri.
Munculnya stress dipicu oleh tekanan batin seperti masalah keluarga, pekerjaan, hubungannya di sosial, percintaan, bahkan keuangan.
Stress merupakan bagian alami yang dalam kehidupan manusia. Tapi bisa keadaan ini terus berlanjut bisa menyebabkan sebuah masalah bagi kesehatan.
Dari sekian banyak masalah akibat stress menurut dr.Zaidul Akbar bisa menimbulkan resiko stroke bahkan penyakit jantung. Tak hanya itu, stress berkepanjangan bisa menyebabkan gangguan mental, seperti depresi, cemas, dan gangguan kepribadian.
Melansir dari kanal Youtubenya, dr.Zaidul Akbar mengatakan perasaan seseorang bisa menyebabkan masalah pada pencernaan.
“Emosi seseorang bisa mengubah bakteri yang ada pada perut kita,” terang dr. Zaidul Akbar.
Akibat stress secara terus menerus, usus yang awalnya rekat akan merenggang seiring berjalannya waktu. Itu Bisa menyebabkan leaky gut atau usus buntu.
“Isi dari bagian usus yang seharusnya tidak keluar malah keluar dan masuk ke aliran darah,” ucap dr. Zaidul Akbar.
Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik Judi Slot di Purwakarta, Segini Cuan per Bulannya
Maka dari itu, perasaan atau pikiran seseorang bisa menyebabkan stress akan berdampak pada masalah pencernaan.
“Semua hal-hal yang negatif akan mempengaruhi stress atau tidaknya bakteri dalam tubuh,” kata dr. Zaidul Akbar.
Bahkan kata dr. Zaidul Akbar jika seseorang sedih dalam jangka waktu terus menerus, cepat atau lambat bakteri-bakteri netral yang ada dalam tubuh akan berubah menjadi bakteri jahat.
“kalau mau sedih, sedih aja, tapi sedihnya dialihkan kepada Allah, dalam bentuk ketaatan,” ungkap dr. Zaidul Akbar.
Kontributor: M. Syaoqi Anan