Media Internasional Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Media AS Bahas Penggunaan Gas Air Mata

Suara Cianjur

Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:36 WIB
Media Internasional Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Media AS Bahas Penggunaan Gas Air Mata
Kanjuruhan Berduka (Foto Istimewa / Twitter/@GraciasFans_INA)

SuaraCianjur.id- Dunia sepakbola Indonesia berduka usai ratusan orang menjadi korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang usai pertandingan Arema FCvs Persebaya pada hari Sabtu (2/10/2022) malam kemarin.

Kejadian ini membuat sepakbola Indonesia disorot dunia. Bahkan korban meninggal hingga kini dikatakan oleh Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, sudah adalebih dari 170 orang.

“Kami hanya merujuk pada data resmi yang kami terima. Dari BPDB Provinsi Jawa Timur, pada jam 10.30 tadi menjadi 174 meninggal dunia,” jelas Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengutip dari Suara.com yang melansir dari Kompas TV, Minggu (2/10/2022).

Para suporter mengamuk karena tim kesayangannya kalah dari tim tamu Persebaya Surabaya, dengan skor 2-3.

Hingga akhirnya ribuan suporter Arema FC masuk ke area lapangan Kanjuruhan setelah pertandingan selesai.

Polisi yang kewalahan mencoba untuk mengusir massa yang ricuh terpaksa harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Para suporter yang panik mencoba untuk berebut pintu keluar, hingga berdesak-desakan.

Insiden ini kemudian menjadi sorotan dunia. Beberapa media internasional turut membahasa peristiwa yang urang sedap ini.

"Bentrok antara pendukung dua tim sepak bola Indonesia di provinsi Jawa Timur menewaskan 125 penggemar dan dua petugas polisi, sebagian besar diinjak-injak sampai mati, kata polisi," seperti yang diberitakan media asal Spanyol, ESPN.

Media asal Inggris bernama Sky turut juga menyorot kejadian yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

baca juga

Dalam kejadian yang tampaknya menjadi salah satu bencana stadion terburuk, lebih dari 300 orang dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tetapi banyak yang meninggal saat perjalanan atau saat menerima perawatan,” begitu kata Sky dalam salah satu artikelnya. .

The New York Time asal Amerika Serikat pun turut menyoroti aksi penggunaan gas air mata oleh aparat keamanan Indonesia.

“Lebih dari 100 orang meninggal setelah laga sepak bola di Indonesia, saat polisi berusaha memadamkan kerusuhan dengan gas air mata. Banyak yang terinjak-injak saat mencoba melarikan diri,” begitu kata The New York Times.

Bahkan media asal Korea Selatan turut membahasa masalah ini. “Lapangan sepak bola yang menjadi neraka, setidaknya 127 meninggal dalam kerusuhan di Indonesia,” tulis media Chosun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Usul Polri Periksa PT LIB Abaikan Rekomendasi Polisi Soal Jam Tanding: Apa Ada Tendensi Judi Online?

DPR Usul Polri Periksa PT LIB Abaikan Rekomendasi Polisi Soal Jam Tanding: Apa Ada Tendensi Judi Online?

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:30 WIB

5 Tragedi Sepak Bola Terparah Sepanjang Sejarah, Kerusuhan Kanjuruhan Jadi Rekor Baru

5 Tragedi Sepak Bola Terparah Sepanjang Sejarah, Kerusuhan Kanjuruhan Jadi Rekor Baru

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 16:22 WIB

5 Sanksi FIFA Menanti, Imbas Tragedi Kanjuruhan

5 Sanksi FIFA Menanti, Imbas Tragedi Kanjuruhan

Cianjur | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka

Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka

Jogja | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh

6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 14:48 WIB

Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027

Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 14:46 WIB

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

55 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Juni 2026: Klaim TWG 118-119 dan 10.000 Gems

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB

Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup

Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup

Jakarta | Senin, 22 Juni 2026 | 14:35 WIB

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:31 WIB