Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 15:00 WIB
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
Politikus sekaligus aktivis Syahganda Nainggolan (bidik layar video
  • Pengamat Syahganda Nainggolan menilai keikutsertaan Prabowo dalam Board of Peace adalah strategi taktis membela Palestina.
  • Langkah politik realistis Prabowo ini disamakan dengan upaya diplomatik Turki, Mesir, serta Yordania di sistem global.
  • Prabowo dinilai berani menjelaskan kebijakan kontroversialnya kepada publik, berbeda dengan gaya Presiden sebelumnya.

Suara.com - Pengamat politik Syahganda Nainggolan menjelaskan keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

Meski menuai kritik karena dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan komitmen dana besar, Syahganda menilai langkah tersebut sebagai strategi taktis untuk membela kepentingan Palestina dari dalam sistem global.

Terkait hal itu, Syahganda mematahkan keraguan publik yang menyebut Prabowo mulai melunak terhadap Israel. Ia menegaskan bahwa secara historis dan ideologis, Prabowo memiliki rekam jejak kuat dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Ia kembali menyinggung latar belakang keluarga Prabowo, khususnya sang ayah, Sumitro Djojohadikusumo. Menurutnya, Sumitro merupakan tokoh yang terlibat dalam gerakan internasional yang menentang pendirian negara Israel sejak masa perjuangan bersama Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta.

“Bapaknya Prabowo itu yang namanya Sumitro Djojohadikusumo itu kan ikut pertemuan, kalau nggak salah pertemuan Paris internasional waktu dia sekolah di Belanda, waktu dia itu sama Bung Hatta dan lain-lain di Belanda,” ujar Syahganda dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto, Rabu (4/2/2026).

Mengenai keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump, dan disebut-sebut meminta komitmen dana hingga Rp17 triliun, Syahganda melihatnya sebagai bentuk “realisme politik”. Ia menilai Prabowo sedang mengambil peluang di tengah dinamika dunia yang dipengaruhi ambisi politik Trump.

“Keputusan terlibat di situ adalah keputusan taktikal. Ada opportunity besar di sana,” jelasnya.

Ia membandingkan posisi Indonesia dengan sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Turki di bawah Presiden Recep Tayyip Erdogan, Mesir, dan Pakistan yang juga mengambil langkah serupa.

Menurut Syahganda, membantu Palestina tidak hanya dapat dilakukan dari luar, tetapi juga melalui jalur diplomasi formal di dalam organisasi yang diakui secara internasional.

“Apakah bisa kita lawan secara dari luar atau dari dalam? Nah, dari dalam ini model Prabowo, Erdogan, Raja Yordania, Maroko, mengirimkan bantuan dan mengirimkan tentara perdamaian ke sana,” ungkapnya.

Di balik keterlibatan Prabowo dalam BoP, Syahganda juga mengapresiasi keberanian Prabowo menjelaskan kebijakan luar negerinya yang dinilai kontroversial kepada publik, termasuk dengan mengundang tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam ke Istana.

Menurutnya, langkah tersebut kontras dengan gaya kepemimpinan Presiden sebelumnya, Joko Widodo.

“Dia mau menjelaskan posisi atau putusannya itu kepada khalayak. Makanya kemudian dia undang ormas-ormas, tokoh-tokoh Islam, dia berani mengemukakan itu. Itu yang tidak terjadi pada periode presiden sebelumnya,” jelasnya.

Syahganda menilai Jokowi jarang memberikan penjelasan mendalam kepada publik terkait kebijakan strategis yang diambilnya.

“Dia (Prabowo) artinya kebijakan yang dibangunnya terus kemudian dijelaskan kepada publik. Kan dia (Jokowi) tidak lakukan dari satu sisi seperti itu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari

Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:23 WIB

Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!

Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:12 WIB

Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu

Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB