SuaraCianjur.id- Melakukan detoksifikasi dengan bisa menjauhkan diri seseorang dari kebutaan hati.
Karaen menurut dr.Zaidul Akbar, detoksifikasi merupakan prose membersihkan atau membuang racun dalam tubuh. Dan itu memang harus dilakukan oleh seseorang agar tubuh tetap dalam keadaan sehat.
Kata dr.Zaidul Akbar jika lawan kata dari detoksifikasi adalah intoksikasi atau yang bisa disebut juga keracunan. Maka itu manusia tidak bisa lepas dari yang namanya detoksifikasi dan intoksikasi.
Dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar, Rasulullah SAW pernah memberikan penjelasan soal hal itu. Karena bisa berpengaruh kepada hati dari seseorang.
“Rasulullah SAW menjelaskan kalau hati seseorang awalnya putih, bersih, dan bening. Tapi akibat dosa yang mereka kerjakan, maka hati berubah menjadi hitam dan keras,” terang dr.Zaidul Akbar dalam Youtube “Detoksifikasi Agar Tidak Buta hati” yang diunggah akun dr. Zaidul Akbar Official, dilihat Senin (31/10/2022)
Jika berbagai macam sampah dan racun yang ada dalam tubuh tidak dikeluarkan, kata dr.Zaidul Akbar bisa menyebabkan orang jadi buta hati.
Hal itu kata dr.Zaidul Akbar turut juga disampaikan oleh oleh Allah SWT di dalam kitab Al-quran dalam surah Al-Baqarah dan surah Al-Hajj.
“Pada ayat tersebut dijelaskan kalau Allah SWT menyentil serta menyinggung manusia yang buta hati,” jelas dr. Zaidul Akbar
Khawatirnya bagi orang yang sudah buta hati tidak bisa melihat antara kebaikan dan kejelakan juga kebenaran dan yang salah. Perumpaannya kata dr.Zaidul Akbar seperti orang yang buta, tidak bisa melihat jalan.
Baca Juga: Kata Dokter Zaidul Akbar Kopi Biji Kurma Sembuhkan Berbagai Macam Penyakit
Bahkan orang buta hati bisa berpengaruh terhadap orang ketika mencari nafkah.
Maka dari kata dr.Zaidul Akbar disaranakan supaya seseorang rutin melaksanakan detoksifikasi agar terhindar dari buta hati.
“Perbanyak ibadah rutin melakukan olah raga konsusmi makanan sehat, dan beristirahat dengan cukup,” ungkap dr.Zaidul Akbar.