Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:29 WIB
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga emas Antam 1 gram per Kamis, 5 Februari 2026, adalah Rp2.956.000, turun Rp17.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia melonjak mendekati USD5.005 per troy ounce karena peningkatan tensi geopolitik antara AS dan Iran.
  • Volatilitas harga emas diperkirakan berlanjut akibat sentimen risiko global dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 5 Febrari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.956.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu berbalik turun Rp 17.000 dibandingkan hari Rabu, 4 Februari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.720.000 per gram.

Harga buyback itu juga menurun Rp 17.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Pegawai menata kepingan emas yang dijual di Kantor Pegadaian Cabang di Kota Bengkulu, Bengkulu, Rabu (9/4/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/tom]
Pegawai menata kepingan emas yang dijual di Kantor Pegadaian Cabang di Kota Bengkulu, Bengkulu, Rabu (9/4/2025). [ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/tom]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.528.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.956.000
  • Emas 2 gram Rp 5.852.000
  • Emas 3 gram Rp 8.753.000
  • Emas 5 gram Rp 14.555.000
  • Emas 10 gram Rp 29.055.000
  • Emas 25 gram Rp 72.512.000
  • Emas 50 gram Rp 144.945.000
  • Emas 100 gram Rp 289.812.000
  • Emas 250 gram Rp 724.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.448.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.896.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Harga Emas Dunia Masih Melonjak

Harga emas dunia menguat tajam pada perdagangan awal Asia, Kamis, dengan XAU/USD melonjak hingga mendekati level USD 5.005 per troy ounce.

Dikutip dari FXStreet, logam mulia ini bangkit setelah melewati periode volatilitas tinggi, seiring pelaku pasar kembali memburu aset safe haven di tengah meningkatnya tensi geopolitik global,.

Kenaikan harga emas didorong oleh meningkatnya permintaan aset aman setelah militer Amerika Serikat menembak jatuh sebuah drone Iran yang disebut “secara agresif” mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab. Insiden tersebut memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik antara AS dan Iran.

Di sisi lain, pejabat Iran dan Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa pembicaraan kedua negara akan digelar di Oman pada Jumat mendatang. Pelaku pasar pun mencermati dengan saksama setiap perkembangan negosiasi tersebut, karena potensi memburuknya hubungan AS–Iran dinilai dapat kembali mengerek minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Analis memperkirakan volatilitas harga emas masih akan berlanjut pascapenurunan tajam sebelumnya. Kepala perdagangan komoditas EMEA di BofA, Niklas Westermark, menilai kondisi pasar masih berada dalam fase fluktuatif.

"Kita akan mempertahankan lingkungan volatilitas yang lebih tinggi daripada yang pernah kita alami sebelumnya, tetapi tidak seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir kecuali jika terjadi gelembung spekulatif lagi," ujar Westermark.

Meski demikian, potensi kenaikan harga emas diperkirakan terbatas oleh perubahan kepemimpinan di Federal Reserve (The Fed). Pasar mengantisipasi bank sentral AS akan bersikap lebih agresif dan independen di bawah kepemimpinan Kevin Warsh.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga pun mulai menurun setelah The Fed menahan suku bunga pada Januari dan penunjukan Warsh sebagai pimpinan. Berdasarkan alat CME FedWatch, pasar keuangan saat ini hanya memperkirakan sekitar 46 persen peluang penurunan suku bunga pada pertemuan kebijakan Juni mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan

Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:06 WIB

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:13 WIB

Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS

Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:04 WIB

Terkini

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:13 WIB

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB