SuaraCianjur.id- Sebuha konser musik Fosfen Music Festival mendadak batal yang smeula sudah dijadwalkan akan dihelat di Laswi City Heritage, Kota Bandung.
Acara tersebut akan digelar selama dua hari yakni pada tanggal 12 sampai 13 November 2022.
Dalam akun resmi Instagram mereka @fosfen.festival, pihak panitia mengumumkan secara tiba-tiba pembatalan acara tersebut.
Pernyataan pembatalan itu terjadi beberapa jam acara akan dimulai. Namun pihak panitia berjanji untuk mengambelikan uang tiket yang sudah dibeli penonton.
"Dengan segala kerendahan hati, dengan terpaksa kami menginfokan acara fosfen music festival tidak bisa terlaksana atau akan kami undur dengan waktu yang akan kami update segera. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah ikut berpartipasi dan sudah beli tiket, untuk perihal refund tiket akan kita buatkan link khusus di siang ini," begitu tulisan dalam akun tersebut, dikutip Sabtu (12/11/2022).
Beberapa musisi yang rencananya akan mengisi acara tersebut menyatakan batal, mulai dari JKT48, The Sigit, Grrrl Gang, Lomba Sihir, Rocker Rockers, Coldiac dan juga Seringai.
Festival musik ini batal dan diundur untuk kedua kalinya setelah yang pertama terjadi pada bulan Agustus kemarin. Awalnya Fosfen dijadwalkan akan digelar pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2022 lalu.
Semula festival musik ini rencananya akan digelar oleh pihak dari EO bernama Tropical Event Organizer dan My Media sebagai investor.
Sontak saja hal ini membuat para penonton kecewa dengan dibatalkannya acara tersebut. Mereka merasa dirugikan dengan keputusan yang dibuat oleh panitia.
"Banyak banget yang rugi dari acara yang batal kaya gini. Kasian sama orang yang sudah antusias dateng dari luar kota. Belum lagi tenant, para orang yang masang tendan dll. Kalo belum siap dan mampu bikin event, mendingan ga usah. Ini hal yang sangat serius dan sangat mengecewakan," tulis akun @putt***_.
![Pernyataan klarifikasi dari pihak investor My Media [Foto: Instagram Tangkapan Layar]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/12/1-pernyataan-klarifikasi-dari-pihak-investor-my-media.png)
Kemudian dari informasi yang dilihat, bahwa awalnya memang event musik tersebut akan digelar antara pihak dari Tropical berkolaborasi dengan My Media.
Namun terbaru, dari keterangan tertulis yang didapat, terkait dengan festival musik yang rencananya diselenggarakan Tropical Event Organizer yang didukung MyMedia mendapatkan bantahan dari pihak My Media.
Pertama pihaknya mengaku meminta maaf dan turut prihatin, dengan kondisi yang terjadi saat ini. Terutama bagi mereka yang sudah berharap akan menyaksikan idolanya di atas panggung.
Dalam hal ini CEO My Media yakni Zulfikar Hubullah, mengucapkan permintaan maaf yang kepada para penonton, komunitas, bintang tamu yang menyatakan sudah siap hadir.
"Saya meminta maaf atas kejadian ini. Saya merasakan pecinta musik pasti kecewa, terlebih yang sudah membeli tiket. Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya pada para tamu undangan, musisi, dan komunitas musik di Bandung dan tanah air yang sudah siap hadir, akan tetapi berakhir seperti saat ini," ungkapnya dalam keterangan rilis yang diterima, Sabut (12/11/2022).
Zulfikar menjelaskan, kalau perusahannya adalah bertindak sebagai investor, bukan sebagai pihak penyelenggara atau panitia. Jadi menurutnya posisi My Media sama seperti sponsor, yang turut kecewa dengan pembatalan itu.
"Sama untuk pihak sponsor, sudah dengan tulus mendukung perkembangan musik Bandung, pasti kecewa. Saya meminta maaf juga untuk teman-teman sponsor yang telah mendukung," ujarna demikian.
Menurutnya pada awal Fosfen Music Festival memang akan digelar pada bulan Agustus 2022. Namun pihak penyelenggara menunda hal itu, dengan berbagai pertimbangan.
Kemudian usai itu diumumkan kalau penyelenggaraan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 12 dan 13 November 2022.
My Media kata Zulfikar hanya berpatokan kepada kontrak yang tertera di awal sebagai investor yang berakhir pada bulan September 2022 kemarin. Sejak saat itu timnya menarik diri.
"Isu yang beredar yaitu My Media sebagai investor menarik dana investasi itu tidak benar adanya. My Media justru mengalami kerugian dalam bentuk rupiah dan juga nama baik," katanya dalam rilis tersebut.
Terkait dengan sirkulasi tiket sepenuhnya dilakukan oleh panitia kendati tertera logo My Media.
"Kita ada kesepatakan gelar event Agustus, tapi diundur. Kemudian kita menunggu sampai pada akhirnya kontrak selesai September 2022. Secara pribadi saya mendukung, upaya penyelenggara untuk tetap menggelar kegiatan. Event itu kan sangat bagus untuk perkembangan musik di Bandung," lanjutnya.
Pihak penyelenggara hanya beberapa kali memberikan update informasi, dan mengklaim kalau tahapan acara berjalan mulus dan baik.
Hingga waktunya tiba, pihaknya terkejut karena kegiatan itu diakui kekurangan anggaran dana dengan niali yang besar. Zulfikar menyatakan pihaknya tidak mungkin mengeluarkan dan tanpa ada ikatan kerjasama, sementara kontrak awal sudah berakhir di bulan September 2022.
"Ini jadi pelajaran serius ternyata selalu ada kendala jika memang persiapan tidak dilakukan matang dan terkesan dipaksakan," kata dia. (*)