SuaraCianjur.id- Gita Sinaga membeberkan sebab akibat dirinya yang hampir saja jadi seorang ateis dan kabar dirinya menjadi seorang pasien di rumah sakit jiwa.
Gita Sinaga mengaku dulu hidupnya pernah terpengaruh oleh sebuah bacaan buku yang di dalamnya membahas tentang sejarah dari Tuhan. Pada usianya menginjak 16 tahun Gita mengatakan dirinya hampir saja tidak mempercayai adanya Tuhan.
Dalam sebuah bincang-bincang bersama Nathalie Holscher dalam YouTube Ekomando Channel, dilihat Rabu (30/11/2022) Gita adalah sosok artis yang kritis. Bahkan dirinya sempat dikabarkan masuk ke rumah sakit jiwa.
Saat dirinya bingung untuk menganut kepercayaan, Gita Sinaga malah menemukan dan membaca buku yang membahas tentang Tuhan. Akibatnya dia terpengaruh dengan bacaan tersebut.
Mengejutkannya, buku tersebut membuat hatinya menjadi goyah. Gita Sinaga berpikir apakah buku tersebut benar demikian atau tidak, sehingga mencari kebenaran tentang Tuhan.
Usianyayang masih remaja, Gita mengklaim bahwa dirinya memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi, terutama untuk mencari kebenaran.
"Kalau ateis sebelumnya aku pernah cerita.Ada satu satu cover buku judulnya sejarah Tuhan. Itu aku baca satu bab sampai akhirnya merasa benar juga yah, akhirnya aku tanya ke mami.”
"Aku butuh pendampingan di usia 16 tahun, masih kecil banget. Tapi akhirnya perjalanan yang membawa aku yakin gak lah, Tuhan ada pasti," beber Gita Sinaga.
![Gita Sinaga mengaku kalau dirinya di usia remaja sempat tergoyhakan hatinya akibat membaca sebuha buku sejarah tentang Tuhan hingga menjadi ateis. [Foto: Youtube.]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/30/1-gita-sinaga-youtubecom.jpg)
Gita malah menepis kabar dia sempat di rawat di ruah sakit jiwa lantaran membaca buku itu dan menjadi seorang yang tidak percaya dengan keberadaan Tuhan.
Dia mengatakan sempat berkonsultasi dengan seorang psikolog bukan karena masalah ateis.
"Mungkin aku pernah ke psikolog tapi itu kayanya masalah lain, bukan karena ateis ini," jelas Gita Sinaga.
Alasan Gita menemui psikolog itu karena ingin mendapatkan bimbingan terkait dengan emosi yang timbul akibat masalah pekerjaan. Emosi yang kerap mengganggu dirinya harus mendapatkan pencerahan dari seorang psikiater.
"Setiap manusia ada permasalahan hidup, yang akhirnya membuat secara mentalitas menjadi terganggu. Apalagi mungkin pekerjaan yang aku lakukan, mengganggu kestabilitasan emosiku,” ungkap Gita.
Baginya mungkin situasi yang terjadi ketika dirinya mersa stress sebagai seorang pekerja seni adalah hal yang lumrah.
Apalagi nama Gita Sinaga yang menjadi seorang artis terkenal tanah air, membuat dirinya merasa ada tekanan yang harus mendapatkan bimbingan dan masukan dari seorang psikolog. (*)