cianjur

Peringatan Keras dari Menteri BUMN Erick Thohir Buat Para Oknum yang 'Bermain' di Sektor Dana Pensiun

Suara Cianjur Suara.Com
Selasa, 03 Januari 2023 | 11:19 WIB
Peringatan Keras dari Menteri BUMN Erick Thohir Buat Para Oknum yang 'Bermain' di Sektor Dana Pensiun
Menteri BUMN Erick Thohir memberiakn peringatan keras bagi para oknum yang bermain di sektor dana pensiun (ANTARA/HO-Kementerian BUMN/pri)

SuaraCianjur.id- Peringatan keras datang dari Menteri BUMN, Erick Thohir bagi para oknum yang punya niat untuk bermain dalam pengelolaan dana pension di perusahaan plat merah.

Erick tidak akan memberikan celah sedikitpun bagi para oknum untuk sesuka hati ‘bermain’ uang dana pensiun. Karena sector tersebut menjadi target sapu bersih Erick Thohir.

Secara tegas Erick menggandeng pihak KPK untuk memburu para oknum yang berani bermain di sector tersebut.

Apa yang dilakukan oleh Erick Thohir untuk menghindari kasus serupa seperti Asuransi Jiwasraya dan Asabri, supaya tidak terjadi lagi.

"Minggu depan saya bersama Ketua KPK, akan ketemu seluruh BUMN untuk bicara. Hati-hati karena kita akan investigasi audit," kata Erick di Jakarta, dikutip dari Suara.com, Selasa (3/1/2023).

Menteri BUMN ini mengatakan, saat ini mayoritas dana pensiun BUMN sekitar 65% dana pensiun sedang bermasalah.

"Saya mau bersih-bersih, jangan Asabri, Jiwasraya, eh yang ini lupa. Mumpung ada waktu," kata Erick.

Erick Thohir juga sebelumnya sudah memperingati bagi perusahaan BUMN dalam pengelolaan dana dana pensiun. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyimpangan atau penyelewengan dana pensiun masing-masing BUMN.

Karena menurutnya soal pengelolaan dana pensiun BUMN, sngatlah rawan untuk diselewengkan seperti kasus yang telah terjadi di Asuransi Jiwasraya dan Asabri.

Baca Juga: Miris! Diduga Selingkuhan Oknum Anggota Polisi Kerja di Mall Tegal Laporkan Istri Sah, Minta Uang 100 Juta

Pengelolaan dana pensiun harus dilakukan secara profesional jangan sampai digunakan buat investasi risiko tinggi.

"Yang kita inginkan bahwa para pensiunan ini mendapat kepastian tetapi pengelolaannya harus profesional. Karena kembali sama kasusnya dengan Jiwasraya-Asabri adalah penempatan investasi yang tentu ini tak punya standar sehingga bisa terjadi, masih bilang bisa, kita gak boleh menduga-duga, bisa terjadi tentu penyelewengan," kata Ercik. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI