SuaraCianjur.id - Kalimat 'kebanyakan makan garam kamu tuh' kerap didengar dari kerabat atau keluarga dikala seseorang mengeluhkan kesehatannya dengan konidisi darah tinggi yang sedang naik.
Namun hal itu tidak semuanya benar kata dr.Zaidul Akbar. Ada kandungan lain yang ada di dalam makanan yang yang bisa mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang, khususnya ketika mengalami darah tinggi.
"Jangan curiga sama garam, tolong jangan curiga sama garam. Karena garam ini termasuk salah satu produk yang dicurigai, bahkan dikambing hitamkan. Sebagai pemicu berbagai macam penyakit, salah satunya pemicu darah tinggi." kata dr. Zaidul Akbar dikutip cianjur.suara.com dari kanal YouTube miliknya, Senin (16/1/2023).
"Padahal kalau garamnya yang benar dan tidak berlebihan, tidak akan ada masalah, itu yang saya pahami. Don't blame salt for what sugar did," lanjutnya.
Dijelaskan oleh dr.Zaidul Akbar, garam yang bisa membuat darah tinggi adalah garam yang telah mengalami banyak pengolahan.
Garam olahan yang terlihat sangat putih, tidak mengalami penggumpalan, serta gula olahan juga memiliki hakikat yang sama.
Disanalah ketika garam dan gula olahan dikonsumsi secara berlebihan dan tidak bijak yang nantinya akan menimbulkan masalah.
Oleh karenanya jangan melihat dari sisi garam saja tetapi dari gula juga. Karena mulai dari sanalah nanti akan timbul peradangan, oksidasi, radikal bebas, dan efeknya juga akan merambah ke jantung, serta pembuluh darah. (*)
Baca Juga: Pernah Bertemu, Roro Fitria Sempat Punya Firasat Buruk Tentang Ferry Irawan