cianjur

Childfree, Tak Punya Anak Katanya Buat Bahagia, Begini Sejarahnya

Suara Cianjur Suara.Com
Kamis, 09 Februari 2023 | 21:29 WIB
Childfree, Tak Punya Anak Katanya Buat Bahagia, Begini Sejarahnya
Ilustrasi Childfree (NOJ/Lko)

SuaraCianjur.id – Gerakan Childfree adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan orang yang memutuskan untuk tidak memiliki anak. Ini adalah sebuah gerakan yang menjadi semakin populer dalam beberapa dekade terakhir dan memiliki sejarah panjang dan beragam.

Menurut Wikipedia, Istilah Childfree dibuat dalam bahasa Inggris di akhir abad ke 20. St. Augustine sebagai pengikut kepercayaan Maniisme, percaya bahwa membuat anak adalah suatu sikap tidak bermoral, dan dengan demikian (sesuai sistem kepercayaannya) menjebak jiwa-jiwa dalam tubuh yang tidak kekal.

Namun, sebagian besar sejarah gerakan childfree dimulai pada tahun 1970-an, ketika feminisme dan perubahan sosial mengarah pada peningkatan partisipasi wanita dalam dunia kerja. Ini membuka jalan bagi wanita untuk mempertimbangkan opsi lain selain menjadi ibu rumah tangga tradisional. Seiring dengan ini, beberapa wanita mulai memutuskan untuk tidak memiliki anak dan mengejar karier dan kebebasan pribadi.

Gerakan childfree juga didorong oleh perubahan lingkungan dan sosial-ekonomi. Pertumbuhan populasi dan pemanasan global membuat banyak orang khawatir tentang masa depan bumi dan membuat mereka mempertimbangkan dampak dari memiliki anak. Beberapa orang juga mempertimbangkan biaya dan tekanan ekonomi yang terkait dengan membesarkan anak.

Meskipun gerakan childfree mengalami peningkatan popularitas, masih ada beberapa stigma yang melekat pada orang yang memilih untuk tidak memiliki anak. Beberapa orang menganggap mereka tidak menghormati tradisi atau menilai mereka sebagai tidak memiliki kepedulian pada masa depan. 

Namun, gerakan childfree berusaha untuk mengatasi stigma ini dan menunjukkan bahwa pilihan untuk tidak memiliki anak adalah pilihan yang valid dan merupakan bagian dari gaya hidup yang lebih seimbang dan bahagia.

Di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir, gerakan childfree telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, khususnya semenjak influercer, Gita Savitri selalu berbicara tentag childfree. Sontak kehadiran gerakan ini di Indonesia menimbulkan polemik yang besar, bahkan menganggu stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI