SuaraCianjur.id- Pengalaman yang kurang menyenangkan tampaknya sedang dirasakan oleh para punggawa Timnas Indonesia U-20, dalam persiapan Piala Asia di Uzbekistan.
Skuad Garuda Nusantara sudah tiba di Uzbekistan pada hari Sabtu (25/2) kemarin. Mereka langsung melakukan persiapan untuk menghadapi pertandingan perdana di Piala Asia U-20 2023. Pertandingan akan berlangsung di tanggal 1-18 Maret 2023 mendatang.
Hanya saja selama menjajaki persiapan di Uzbekistan, tampaknya Timnas U-20 seperti mendapatkan pengalaman yang sedikit membuat geleng-geleng kepala.
Skuad Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong, harus berlatih di lapangan dengan kondisi yang kurang baik. Bahkan rumput lapangan tersebut setengah gundul.
Shin Tae-yong pun tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya dengan lokasi latihan seperti itu.
Apalagi lapangan yang dipakai dalam kompetisi sebesar Piala Asia sangatlah membuat mereka heran.
Timnas Indonesia U-20 sebelumnya berlatih di Stadion JAR, Tashkent di hari Sabtu (25/2). Tapi kondisi lapangannya tidak jauh berbeda dengan Stadion Pakhtakor Football Club.
"Jujur saya tidak bisa mengerti situasi ini. Apalagi lapangan ini kami pakai latihan, untuk Piala Asia U-20. Jadi saya tidak bisa membayangkan, fasilitas latihan seperti ini," ungkap Shin.
Bukan hanya masalah lapangan saja, Timnas Indonesia U-20 juga harus berjuang untuk melawan cuaca serat suhu dingin yang terjadi di di Uzbekistan sekarang.
Muhammad Ferarri cs berada dalam suhu dingin di Kota Tashkent, yang bisa mencapai dua derajat celcius.
"Secara keseluruhan tim dalam kondisi baik, tapi adaptasi dengan cuaca yang agak sulit. Jadi mungkin perlu waktu," ucap Shin Tae-yong.
Cuaca dan suhu yang terjadi di Uzbekistan dan Indonesia sangatlah berbeda jauh. Situasi ini juga menjadi salah satu hambatan bagi mereka.
Indonesia adalah negara dengan iklim yang tropis dengan dua musim yakni panas dan hujan. Sementara itu Uzbekistan sedang dalam puncak musim dingin.
"Cuaca seperti ini belum pernah dialami oleh para pemain jadi tentu tidak mudah bagi kami,"kata Shin. (*)