SuaraCianjur.Id-Pulau La Digue merupakan bagian dari kepulauan negara Seychelles di Afrika,pulau ini menyimpan pemandangan eksotis yang mampu menarik wisatawan dari berbagai macam negara.
Selain wisatawan pulau La Digue juga menarik para pecinta dan pengamat burung dari belahan dunia,tempat ini adalah rumah dari Black Paradise Flycatcher merupakan salah satu burung yang sedang dalam bahaya kepunahan.
Keindahan pulau ini juga menarik beberapa brand-brand komersial untuk datang dan menjadikannya sebagai latar belakang pulau ini,namun dari semua itu terdapat satu hal yang membuat tempat ini juga sangat istimewa .
Pulau La Digue melarang adanya mobil pribadi,selama bertahun-tahun pulau yang memiliki 3.000 penduduk jiwa ini telah melarang dan membuat sebuah tradisi dimana masyarakat disana untuk menggunakan sepeda kemanapun.
Berbeda dengan pulau tetangga nya yang lebih ter-urbanisasi,pemerintah La Digue tidak melihat bahwa memiliki sebuah kendaran adalah sesuatu yang penting dan dibutuhkan oleh warganya,hal ini tentu sangat baik bagi lingkungan di sekitar pulau,berkat tidak adanya kendaraan pribadi suasana di pulau itu lebih tenang dan juga terhindar dari polusi udara.
Namun, sebagai pulau wisata, La Digue juga membutuhkan pengembangan, oleh karena itu pembangunan wisata yang meningkat dan kendaraan yang datang untuk pembangunan akan terus bertambah hal ini tentu membuat beberapa warga merasa cemas.
Nantinya pemerintah pulau La Digue akan mencoba untuk membangun beberapa transportasi publik di seluruh pulau selain itu mereka juga akan melakukan kampanye agar para turis lebih memilih untuk menyewa sebuah sepeda ketimbang menggunakan kendaran pribadi. (*)
(*/Haekal)
Sumber: BBC Travel
Baca Juga: Tas Mewah Istri Bupati Kendal Chacha Frederica, Doa Malam Pertama Khusus Pengantin Baru