Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi

Achmad Fauzi

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:15 WIB
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
IHSG terus menguat pada Desember 2025 dan diprediksi akan mencapai level psikologis baru 9000 di 2026. [Antarra]
baca 10 detik
  • Pada Kamis, 5 Februari 2026 pagi, IHSG dibuka menguat dan mencapai level 8.185 atau naik 0,48 persen di BEI.
  • Perdagangan tersebut mencatatkan transaksi 2,35 miliar saham dengan nilai Rp 1,34 triliun dan 165.300 kali frekuensi.
  • Proyeksi menunjukkan IHSG diperkirakan bergerak cenderung mendatar karena sentimen pasar global dan domestik yang beragam.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat di awal perdagangan, Kamis, 5 Februari 2026. IHSG menghijau ke level 8.154.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG justru berbalik menghijau ke level 8.185 atau naik 0,48 persen.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,35 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,34 triliun, serta frekuensi sebanyak 165.300 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 356 saham bergerak naik, sedangkan 180 saham mengalami penurunan, dan 422 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, KOCI, FITT, NZIA, PORT, LEAD, BHAT, KBLM, BUKK, GRPM, PSKT, RISE.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PIPA, FILM, SOHO, LMPI, SMIL, RMKO, SSTM, PACK, NINE, LIFE, LFLO.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak cenderung mendatar pada perdagangan Kamis (5/2/2026), di tengah beragamnya sentimen yang datang dari pasar global maupun domestik.

Samuel Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, pergerakan IHSG masih dibayangi ketidakpastian arah pasar regional, seiring tekanan yang terjadi di bursa Amerika Serikat.

baca juga

"Untuk hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen beragam dari pasar regional dan domestik," tulis Samuel Sekuritas.

Pada perdagangan Rabu (4/2), mayoritas indeks saham utama di Wall Street ditutup melemah. Indeks Dow Jones masih mampu menguat 0,53 persen, namun S&P 500 terkoreksi 0,51 persen dan Nasdaq tertekan cukup dalam hingga 1,51 persen. Pelemahan ini dipicu tekanan pada saham-saham teknologi di tengah padatnya rilis laporan kinerja emiten.

Dari sisi pasar obligasi, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun tercatat turun ke level 4,278 persen. Sementara itu, indeks dolar AS justru menguat 0,28 persen ke posisi 97,63, mencerminkan sikap investor yang masih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa terpantau variatif. Indeks STI Singapura menguat 0,4 persen, sementara indeks saham Eropa STOXX justru melemah 0,4 persen. Di dalam negeri, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 0,3 persen ke level 8.147.

Sentimen positif turut datang dari pergerakan harga komoditas. Harga minyak Brent menguat 3,2 persen ke level USD 69 per barel, disusul kenaikan harga batu bara dan emas. Namun, harga nikel masih tercatat melemah tipis.

Dari sisi aliran dana asing, investor asing membukukan aksi beli bersih pada saham-saham perbankan besar seperti BBRI, BBCA, dan BMRI. Sebaliknya, saham BUMI, ANTM, dan ASII menjadi sasaran aksi jual asing.

Samuel Sekuritas juga menyoroti sejumlah sentimen korporasi yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar, di antaranya kinerja keuangan indikatif 2025 MIKA, proyek pembangkit listrik CUAN senilai Rp10 triliun, serta rencana buyback saham BREN senilai Rp2 triliun.

Dengan kombinasi sentimen global yang masih fluktuatif dan dukungan terbatas dari dalam negeri, pelaku pasar diperkirakan masih bersikap wait and see sambil mencermati perkembangan lanjutan di pasar regional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara

Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:04 WIB

IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham

IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:54 WIB

Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat

Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB