Akibat Fatal Simpan Rasa Dendam Kesumat Buruk Bagi Kesehatan Mental, Selalu Waspada dan Hidup Tidak Nikmat

Suara Cianjur

Minggu, 05 Maret 2023 | 12:02 WIB
Akibat Fatal Simpan Rasa Dendam Kesumat Buruk Bagi Kesehatan Mental, Selalu Waspada dan Hidup Tidak Nikmat
Ilustrasi stres akibat jadi kroban perundungan. Rasa emosi yang tersimpan merubah menjadi rasa dendam yang bisa berakibat fatal bagi kesehatan mental. (Foto: Freepik/rawpixel)

SuaraCianjur.id- Ada hal penting yang harus diperhatikan bagi para korban perundungan, andai saja tidak bisa melupakan pengalaman yang menimpanya.

Rasa emosi yang bisa berbuah menjadi rasa dendam, dinilai lebih berbahaya bagi kesehatan mental seseorang. Bahkan hal ini juga bisa mempengaruhi kehidupan para korban perundungan.

Orang-orang disekitar harus bisa memberikan bantuan dan bisa membantu mereka, untuk bisa mengontrol dan mengeluarkan rasa dendamnya dengan cara yang baik dan benar.

Picu Rasa Cemas

Bagi korban yang kerap menerima perilaku buruk di lingkungannya, atau dirundung oleh orang disekitarnya akan menimbulkan sikap waspada. Ada rasa cemas dan takut yang terlahir dari kejadian yang menimpanya, karena takut hal itu terjadi lagi.

Bahkan para korban perundungan selalu, waspada dan cemas dengan apa yang ada disekitarnya.

Depresi

Melansir dari laman halodoc, ada juga korban perundungan mengalami depresi. Hal ini terjadi lantaran rasa sakit hati yang dipendam tidak tersalurkan secara baik.

Situasi yang dialami oleh seseorang yang mengalami hal ini, bisa berlanjut dalam waktu jangka panjang. Rasa sedih yang mendalam, akan mempengaruhi relasi, pekerjaan dan tidak bisa menikmati hidup secara tenang.

baca juga

Stres Pasca Trauma

Rasa dendam dalam diri juga bisa memicu gangguan stres pasca trauma, kalau saja pengalaman buruk yang dirasakan masih tersemat dalam rasa seseorang.

Dengan situasi atas kilas balik dari pengalaman buruk yang dialaminya, menyebabkan para korban perundungan tidur bisa menikmati waktu tidurnya. Bahkan dia juga menjadi  overthinking, memiliki tekanan emosional, termasuk akan membayangi kehidupan orang dengan gangguan pasca trauma.

Panic Disorder

Rasa panic disorder seperti biasanya terlihat atau ditandai dengan mengubah rutinitas, menciptakan kebiasaan baru, dan menghindari situasi tertentu, yang mungkin mengingatkan akan peristiwa trauma tersebut.

Sebagi bentuk dari copyng system perlindungan, atas pengalaman buruk yang ingin dilupakan, kondisi panic disorder bisa muncul.

Bahkan dengan menyimpan rasa dendam bagi seseorang, bisa mempengaruhi kekebalan tubuh seseorang.

Hal ini terjadi karena seseorang yang menyimpan rasa dendamnya, selalu hidup dalam keadaan tegang.

Situasi yang terjadi seperti itu akan mematikan fungsi mekanisme perbaikan tubuh, meningkatkan peradangan juga hormon stres kortisol dalam tubuh.

Dengan cara memaafkan dan menyalurkan terhadap hal yang positif, adalah langkah yang baik dan harus dilakukan dibandingkan dengan menyimpan rasa dendam.

Dengan memaafkan maka bisa membantu seseorang untuk melepas rasa sakitnya juga emosi negatif. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Obat Miom Ala dr Zaidul Akbar, Disebut Paling Powerful dan Mudah Ditemukan, Apa Itu?

Inilah Obat Miom Ala dr Zaidul Akbar, Disebut Paling Powerful dan Mudah Ditemukan, Apa Itu?

Cianjur | Senin, 27 Februari 2023 | 11:00 WIB

Manfaatkan Bulan Puasa untuk Diet Defisit Kalori, Badan Langsing dan Sehat!

Manfaatkan Bulan Puasa untuk Diet Defisit Kalori, Badan Langsing dan Sehat!

Cianjur | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:10 WIB

Semakin Banyak Warna, Semakin Bagus untuk Tubuh, Inilah Makanan yang Dimaksud Kata Zaidul Akbar.

Semakin Banyak Warna, Semakin Bagus untuk Tubuh, Inilah Makanan yang Dimaksud Kata Zaidul Akbar.

Cianjur | Sabtu, 25 Februari 2023 | 16:00 WIB

Terkini

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:44 WIB

LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia

LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:41 WIB

Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia

Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya

Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau

Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau

Sumbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

×