Menteri Keuangan Sri Mulyani Klaim Ada Perbedaan Data Soal Transaksi Rp300 Triliun: Saya Belum Menerima Data PPATK

Suara Cianjur

Senin, 13 Maret 2023 | 16:05 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Klaim Ada Perbedaan Data Soal Transaksi Rp300 Triliun: Saya Belum Menerima Data PPATK
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan kalau ada perbedaan data yang diberikan oleh PPATK dengan yang disampaikan kepada Menko Polhukam. (Foto: Suara.com / Istimewa)

SuaraCianjur.id- Ada perbedaan dari data yang disampaikan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ke Kementerian Keuangan dan Menko Polhukam.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Menurutnya perbedaan data tersebut menurut Sri Mulyani harus segera diluruskan oleh kepala PPATK.

Menurutnya Ivan Yustiavandana harus segera meluruskan hal tersebut kepada publik dan Kementerian Keuangan, terkait dengan persoalan data yang menyebutkan ada transaksi senilai Rp 300 triliun.

"Terkait data PPATK Rp 300 Triliun transaksi mencurigakan sampai siang ini, saya belum pernah menerima data dari PPATK. Informasi yang disampaikan PPATK ke Menkeu/Kemenkeu tidak sama dengan yang disampaikan kepada Pak Mahfud dan yang disampaikan ke APH," kata Sri Mulyani dikutip dari akun Instagramnya, Senin (13/3/2023).

Sri Mulyani meminta kepada Kepala PPATK, untuk memberikan penjelasan terkait dengan perbedaan data tersebut supaya tidak terjadi simpang siur.

"Pak Ivan Yustiavandana Kepala PPATK perlu menjelaskan data tersebut ke masyarakat, agar tidak simpang siur," lanjut Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan kalau Kemenkeu menerima data transaksi mencurigakan milik Rafael Alun Trisambodo, hanya senilai Rp50 sampai Rp 125 juta. Itu berhasil dihimpun terhimpun dari empat rekening tahun 2016 sampai tahun 2019.

Sementara, untuk data yang disampaikan oleh PPATK tentang transaksi fantastis yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo senilai Rp 300 miliyar, belum diterima.

"Sementara Informasi PPATK tentang RAT yang dikirim ke pak Mahfud dan APH sejak 2013 menyangkut transaksi belasan miliar rupiah jauh lebih besar. Data ini tidak disampaikan kepada Menkeu/Irjen Kemenkeu," ungkap Sri Mulyani.

baca juga

Sri Mulyani meluruskan tentang informasi PPATK ke Itjen Kemenkeu, dari tahun 2007 hingga 2023 dengan total berjumlah 266 menyangkut 964 pegawai.

Lalu 185 informasi tersebut menurut Sri Mulyani, merupakan permintaan dari Itjen Kemenkeu, sementara hanya 81 yang inisiatif dari PPATK.

"Dari informasi tersebut, 352 pegawai menerima hukuman disiplin (126 kasus). 86 kasus dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). 16 kasus dilimpahkan ditindaklanjuti APH. 31 kasus tidak dapat ditindaklanjuti karena pegawai pensiun, tidak ada informasi atau menyangkut pegawai non Kemenkeu," kata dia.

Seperti diberitakan sebelummya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan , adanya transaksi keuangan yang mencurigakn di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nilainya begitu fantasis besar yakni Rp 300 triliun.

Mahfud MD juga mengatakan, hal tersebut diperoleh dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh pihaknya. Pergerakan uang yang dinilai mencurigakan tersebut, mayoritas berasal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan Bea Cukai.

"Saya sudah dapat laporan yang pagi tadi. Terbaru malah ada pergerakan mencurigakan sebesar Rp 300 triliun, di lingkungan Kemenkeu yang sebagian besar ada di Ditjen Pajak dan Bea Cukai," begitu kata Mahfud MD kepada media, Selasa (8/2) lalu dikutip dari Suara.com.

Adanya temuan tersebut kata Mahfud MD, tim nya mulai melakukan pergerakan untuk menyikapi terkait hasil laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) , yang menyebutkan tentang uang yang tersimpan di dalam puluhan rekening milik Rafael Alun Trisambodo. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengejutkan! Transaksi Milik Rafael Alun dan Andhi Pramono Ibarat Bus Antar Provinsi, Saling Salip

Mengejutkan! Transaksi Milik Rafael Alun dan Andhi Pramono Ibarat Bus Antar Provinsi, Saling Salip

Cianjur | Kamis, 09 Maret 2023 | 15:51 WIB

Sutradara Joko Anwar Kritik RAT, Tanya Netizen Judul yang Cocok kalau Dijadikan Film

Sutradara Joko Anwar Kritik RAT, Tanya Netizen Judul yang Cocok kalau Dijadikan Film

Cianjur | Kamis, 09 Maret 2023 | 10:39 WIB

134 Pegawai Pajak Saja Punya Saham di Ratusan Perusahaan Pakai Nama Istri, KPK Ungkap Cara Ini Risiko Tinggi Korupsi

134 Pegawai Pajak Saja Punya Saham di Ratusan Perusahaan Pakai Nama Istri, KPK Ungkap Cara Ini Risiko Tinggi Korupsi

Cianjur | Kamis, 09 Maret 2023 | 09:09 WIB

Terkini

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:50 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026: Ambil Paket VIP Sebelum Berburu Del Piero Murah

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026: Ambil Paket VIP Sebelum Berburu Del Piero Murah

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:50 WIB

Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?

Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?

Lampung | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:42 WIB

BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Intip Fitur AI dan Kameranya

BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Intip Fitur AI dan Kameranya

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:38 WIB

Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah

Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:30 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Biodata dan Profil Chelsie Monica, Pecatur Indonesia Kalahkan Magnus Carlsen

Biodata dan Profil Chelsie Monica, Pecatur Indonesia Kalahkan Magnus Carlsen

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:27 WIB

Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?

Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:25 WIB

5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan

5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:22 WIB