cianjur

Anxiety vs Anxiety Disorder: Mengenal Perbedaan dan Pentingnya Mencari Bantuan Medis

Suara Cianjur Suara.Com
Selasa, 14 Maret 2023 | 14:55 WIB
Anxiety vs Anxiety Disorder: Mengenal Perbedaan dan Pentingnya Mencari Bantuan Medis
ilustrasi kecemasan ((Pixabay.com))

SuaraCianjur.Id- Anxiety atau kecemasan adalah perasaan yang alami dan umum dirasakan oleh setiap orang. 

Ketika seseorang mengalami kecemasan, tubuh akan merespons dengan meningkatkan detak jantung dan pernapasan, serta meningkatkan kewaspadaan untuk merespon situasi yang dihadapi. 

Namun, jika kecemasan yang dirasakan berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari, maka dapat dianggap sebagai gangguan kecemasan atau anxiety disorder.

Dilansir dari berbagai sumber, Menurut Dr. John M. Grohol, dilansir dari Psych Central, anxiety disorder ditandai dengan perasaan khawatir dan ketakutan yang berlebihan dan kronis.

"Jika seseorang mengalami kecemasan yang sangat parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari mereka selama enam bulan atau lebih, itu mungkin menjadi tanda adanya anxiety disorder," ujarnya.

Berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), anxiety disorder meliputi beberapa jenis gangguan kecemasan seperti generalized anxiety disorder (GAD), panic disorder, social anxiety disorder (SAD), obsessive-compulsive disorder (OCD), post-traumatic stress disorder (PTSD), dan specific phobias.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2017, lebih dari 260 juta orang di seluruh dunia menderita anxiety disorder.

Di Indonesia sendiri, menurut data Kementerian Kesehatan pada tahun 2018, terdapat 9,9 persen penduduk Indonesia yang menderita gangguan kecemasan.

Menurut Dr. Endang Lestari, Sp.KJ, dikutip dari Anxiety Disorder. Buletin Psikologi Klinis mengatakan bahwa gangguan kecemasan dapat diobati dengan terapi psikologi dan obat-obatan.

Baca Juga: 4 Sikap Profesional Leo di Tempat Kerja yang Dianggap Ramah, Rekan Favorit!

"Penting bagi seseorang yang mengalami gejala kecemasan untuk segera mencari bantuan medis, karena kecemasan yang tidak diobati dapat berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis yang lebih buruk," ujarnya. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Grohol, J. M. (2021). Anxiety Disorder Symptoms, Causes, and Effects. Psych Central.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 5th Edition. (DSM-5)

World Health Organization. (2017). Depression and Other Common Mental Disorders: Global Health Estimates. Geneva: WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI