Kontroversi Vonis Bebas Pemimpin Aparat: Apakah Membebaskan Anak Buah dari Tanggung Jawab Etis?

Suara Cianjur

Jum'at, 17 Maret 2023 | 13:59 WIB
Kontroversi Vonis Bebas Pemimpin Aparat: Apakah Membebaskan Anak Buah dari Tanggung Jawab Etis?
Kasus pelontaran bom asap kanjuruhan yang menewaskan orang sipil. Kini, terdakwa divonis bebas karena tidak terbukti terhadap tuntutan. Hakim sebut asap mengarah ke pinggir lapangan, lalu apakah etis? (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom)

SuaraCianjur.Id- Belakangan ini, sebuah kasus memunculkan kontroversi terkait vonis bebas terdakwa pimpinan aparat yang dituduh salah memerintahkan anak buahnya dalam sebuah operasi yang menewaskan beberapa orang sipil. 

Meskipun terdakwa tidak langsung terlibat dalam tindakan kekerasan, ia tetap dianggap bertanggung jawab sebagai pimpinan atas tindakan anak buahnya. 

Namun, apakah vonis bebas dalam kasus seperti ini merupakan keputusan yang etis?

Menurut buku "Ethics in Leadership" karya Joanne B. Ciulla, seorang pemimpin bertanggung jawab atas tindakan anak buahnya dan harus mempertanggungjawabkan setiap tindakan yang dilakukan di bawah wewenangnya.

Pemimpin harus memastikan bahwa anak buahnya memahami tugas dan tanggung jawab mereka, dan harus melatih mereka dalam berperilaku etis.

Namun, dalam kasus ini, terdakwa pimpinan aparat berdalih bahwa anak buahnya telah bertindak di luar wewenang dan perintahnya. 

Pendapat ini didukung oleh sebuah penelitian di jurnal "Journal of Applied Psychology" yang menyebutkan bahwa tindakan anak buah yang melanggar perintah atasannya dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti keinginan untuk mempertahankan kelompok, kurangnya komunikasi, atau kecemasan.

Para ahli kesehatan mental juga menyoroti dampak psikologis dari keputusan seperti ini. 

Menurut jurnal "Psychology Today", merasa bebas dari tanggung jawab dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan, namun dapat menimbulkan masalah etika dan moral.

baca juga

Namun, dalam konteks hukum, vonis bebas terdakwa pimpinan aparat dapat dipandang sebagai keputusan yang adil. 

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh "The Washington Post", seorang pengacara menyebutkan bahwa dalam sistem hukum yang berlaku, terdakwa hanya dapat dihukum jika kesalahan mereka dibuktikan dengan cukup kuat.

Meskipun keputusan pengadilan telah diputuskan, tetap saja terdapat pertanyaan etis yang perlu dipertimbangkan dalam kepemimpinan dan tanggung jawab. 

Seorang pemimpin tidak hanya bertanggung jawab atas tindakan anak buahnya, tetapi juga harus memastikan bahwa mereka diberi arahan yang jelas dan benar-benar memahami tanggung jawab mereka. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Instagram Frix Media dan Beberapa Jurnal

The Washington Post. (2019). A leader who lets his team down, and gets off the hook.

Psychology Today. (2017). The Ethics of Dodging Responsibility.

Jackson, S. E., & Ruderman, M. (1999). The changing nature of work: Implications for occupational analysis. Journal of Applied Psychology, 84(3), 349–361.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Polisi Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Divonis Bebas, Begini Reaksi Mabes Polri

2 Polisi Terdakwa Tragedi Kanjuruhan Divonis Bebas, Begini Reaksi Mabes Polri

News | Jum'at, 17 Maret 2023 | 12:56 WIB

Dr Zaidul Akbar: Racun Hati Barakibat Fatal bagi Kesehatan Manusia, Berikut Penjelasannya

Dr Zaidul Akbar: Racun Hati Barakibat Fatal bagi Kesehatan Manusia, Berikut Penjelasannya

Cianjur | Jum'at, 17 Maret 2023 | 11:00 WIB

Endus Kejanggalan Vonis Bebas Polisi Terdakwa Kasus Kanjuruhan, Anggota Komisi III: Kok Bebas, Kesalahannya di Mana?

Endus Kejanggalan Vonis Bebas Polisi Terdakwa Kasus Kanjuruhan, Anggota Komisi III: Kok Bebas, Kesalahannya di Mana?

News | Jum'at, 17 Maret 2023 | 10:53 WIB

Terkini

KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara

KPK Dalami Aset Japto Soerjosoemarjo, Diduga Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:11 WIB

Komplotan Pencuri Mobil Beraksi di 3 Provinsi Ditangkap, Diotaki Residivis Pecatan TNI

Komplotan Pencuri Mobil Beraksi di 3 Provinsi Ditangkap, Diotaki Residivis Pecatan TNI

Sumut | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:07 WIB

Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:05 WIB

Palembang Terasa Seperti Oven? Ini 5 Rahasia Kamar Tetap Dingin Tanpa Harus Pasang AC Baru

Palembang Terasa Seperti Oven? Ini 5 Rahasia Kamar Tetap Dingin Tanpa Harus Pasang AC Baru

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:04 WIB

Jalani Patsus, Oknum Polisi Dicopot Buntut Aniaya Warga di Bengkalis

Jalani Patsus, Oknum Polisi Dicopot Buntut Aniaya Warga di Bengkalis

Riau | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:03 WIB

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:02 WIB

Rekap Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026 Per 1 Juli: Prancis, Brasil, dan Norwegia ke 16 Besar

Rekap Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026 Per 1 Juli: Prancis, Brasil, dan Norwegia ke 16 Besar

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01 WIB

5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers yang Wanginya Segar dan Tahan Lama

5 Parfum Murah di Indomaret untuk Hijabers yang Wanginya Segar dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01 WIB

Sang Maha Sentana: Beban Tanggung Jawab Bangsawan yang Melampaui Janji Suci

Sang Maha Sentana: Beban Tanggung Jawab Bangsawan yang Melampaui Janji Suci

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:00 WIB

Malam Kelam di Pulo Wonokromo: Saat Selokan Menjadi Saksi Bisu Pembuangan Bayi Mungil

Malam Kelam di Pulo Wonokromo: Saat Selokan Menjadi Saksi Bisu Pembuangan Bayi Mungil

Jatim | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:59 WIB

×