Siapa yang akan Diusung di Pemilihan Presiden 2024? Inilah Strategi Partai-Partai dalam Koalisi Besar

Suara Cianjur

Kamis, 13 April 2023 | 15:16 WIB
Siapa yang akan Diusung di Pemilihan Presiden 2024? Inilah Strategi Partai-Partai dalam Koalisi Besar
Partai-partai politik di Indonesia sedang mempersiapkan strategi mereka untuk membentuk koalisi besar. Apa saja strategi mereka dan siapa yang akan menjadi kandidat pilihan?(Dok. Humas DPP PAN)

SUARA CIANJUR- Ace Hasan Syadzily, yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, menyatakan harapannya bahwa Koalisi Besar di masa depan akan melibatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam menentukan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan didukung pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

"Presiden Jokowi termasuk saya kira di koalisi besar ini juga tentu akan bersama-sama dengan Presiden untuk membahas siapa figur yang tepat. Yang jelas, Golkar harus ada di situ," ucap Ace kepada wartawan.

Ace menjelaskan bahwa selama ini partai-partai yang berpikir untuk membentuk Koalisi Besar belum membicarakan tentang calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung. 

Para ketua umum partai hanya memberikan respons positif terhadap ide tersebut.

"Saya kira sejauh jni pembahasan soal nama belum ya, tetapi saya kira apa yang dilakukan oleh para ketua umum partai cocok, artinya beliau mengapresiasi, menyambut debgan positif terhadap koalisi besar ini," jelasnya.

Ace dengan tegas menjawab bahwa ketika ditanya apakah Jokowi telah memberikan arahan khusus tentang Koalisi Besar ini, ia menyatakan bahwa tidak ada arahan yang diberikan oleh Jokowi.

"Menurut saya enggak ada. Beliau sangat tahu lah kapasitasnya untuk bagaimana menempatkan diri dalam konteks partai politik," tegasnya.

Tidak akan alot

Sementara itu, Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra menegaskan bahwa proses penentuan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Koalisi Besar tidak akan menjadi sulit, meskipun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan bergabung dan meminta kursi capres.

baca juga

"Saya sama teman-teman di PDIP juga saya kira ya ndak seseram yang kalian berharap mungkin haha," ujar Prabowo.

Prabowo menyatakan bahwa ia dan beberapa tokoh partai politik lain yang akan menginisiasi Koalisi Besar memiliki hubungan yang baik dan bersahabat. 

Oleh karena itu, menurutnya, penentuan pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak akan menjadi sulit.

"Sebagai contoh, hubungan saya dengan pak Zul Hasan, pak Airlangga baik, pak Mardiono baik, pak Muhaimin apa lagi. jadi kalo saya kok tidak merasa akan alot ya," katanya.

Selanjutnya, Prabowo merasa bahwa hanya para pengamat yang berpikir bahwa penentuan pasangan calon presiden dan wakil presiden akan menjadi sulit. 

Namun, ia masih yakin bahwa segalanya akan berjalan dengan lancar.

"Saya nggak tahu. Mungkin pengamat lebih pintar dari saya haha," ujarnya.

"Saya nggak merasa alot, saya merasa ini kawan semua, kita merah putih semua, iya kan. Kita gak usah diragukan lagi mereka, benar nggak," lanjutnya.

PDIP Bergabung, Potensi alot

Sebelumnya, Asrinaldi, seorang Analis Politik dari Universitas Andalas, meragukan kemungkinan PDI Perjuangan atau PDIP bergabung dengan Koalisi Besar yang diusulkan setelah lima partai pro-pemerintah bertemu di Kantor DPP PAN beberapa waktu lalu.

Menurut Asrinaldi, sebaliknya, PDIP akan menarik partai-partai dalam Koalisi Besar tersebut untuk membentuk koalisi baru dan mencalonkan pasangan calon presiden dan wakil presiden bersama. 

Jika PDIP bergabung dengan Koalisi Besar tersebut, menurutnya, akan membuat proses perundingan pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi sulit.

"Jelas (pembahasan capres-cawapres akan alot jika PDIP gabung Koalisi Besar), tapi saya ragu PDIP mau bergabung dengan koalisi besar ini. Malah menurut perkiraan saya, PDIP akan menarik partai politik yang ada di koalisi besar ini utk bergabung dengan mereka untuk mengusung capres-cawapres bersama PDIP," terang Asrinaldi.

Ia menyatakan bahwa kemungkinan bergabungnya PDI Perjuangan ke dalam Koalisi Besar tentu terbuka lebar. 

Namun, pertanyaannya adalah apakah PDIP akan menjadi pihak yang mengendalikan penentuan pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Ini yang jadi masalahnya. Tentu partai politik di koalisi besar sudah memiliki skenario politik terkait Presiden dan Wapres. Sulit bagi mereka tiba-tiba menerima PDIP dan langsung memegang kendali koalisi ini untuk menentukan siapa capres/cawapres," ujarnya.

"Di sisi lain, PDIP juga tidak akan mudah menerima kalau mereka hanya sebagai pelengkap dari koalisi ini. Sementara, PDIP juga berpotensi mengusung calon presiden/wapres sendiri. Kalau posisi PDIP hanya pelengkap dalam koalisi besar ini, tentu mereka akan bergerak sendiri dalam mengusung capres-cawapres," lanjutnya.

Namun, Asrinaldi mengatakan bahwa ia belum melihat tanda-tanda bahwa PDIP serius menanggapi adanya rencana Koalisi Besar tersebut. Menurutnya, sikap PDIP akan terlihat dalam beberapa waktu ke depan. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla Ungkap Kriteria Cawapres Pendamping Anies, Boleh dari NU atau Muhammadiyah

Jusuf Kalla Ungkap Kriteria Cawapres Pendamping Anies, Boleh dari NU atau Muhammadiyah

Kotak Suara | Kamis, 13 April 2023 | 14:42 WIB

Analis Melihat Koalisi Besar Bisa Bubar Jalan Hanya Karena Efek Jokowi dan PDIP

Analis Melihat Koalisi Besar Bisa Bubar Jalan Hanya Karena Efek Jokowi dan PDIP

Kotak Suara | Kamis, 13 April 2023 | 14:31 WIB

Soal Pertemuan Prabowo Dengan Airlangga, Dasco Gerindra: Yang Dibicarakan Bukan Hal yang Luar Biasa

Soal Pertemuan Prabowo Dengan Airlangga, Dasco Gerindra: Yang Dibicarakan Bukan Hal yang Luar Biasa

Kotak Suara | Kamis, 13 April 2023 | 13:05 WIB

Terkini

Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:09 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:28 WIB

Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak

Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:22 WIB

Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje

Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:11 WIB

Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi

Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:04 WIB

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:58 WIB

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 00:50 WIB

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:59 WIB

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Menyaksikan Kemegahan Tembok Besar China di Tengah Teriknya Beijing

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:23 WIB

×