SUARA CIANJUR – Polemik keuangan pengelolaan sepak bola Indonesia semakin bermasalah. Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali mengungkapkan bahwa wasit Liga 1 belum mendapatkan bayaran dari PT LIB.
“Save Our Soccer menerima laporan honor perangkat pertandingan Liga 1 2022/2023 belum dibayarkan. Totalnya, mencapai Rp 1.620.000.000,” tulis Akmal Marhali dalam laman instagramnya @akmalmarhali20, dilihat Jumat (28/4/2023).
Sampai saat ini, belum ada kabar alasan terkait dengan penundaan pembayaran ini. Namun, hal ini tentu membingungkan publik.
“Entah apa alasan dari PT LIB menunda pembayaran honor perangkat pertandingan,” lanjut Akmal Marhali.
Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, dan mengganggu kesejahteraan perangkat pertandingan Liga 1.
"Sungguh menyedihkan dan memprihatinkan. Bahkan, ada perangkat pertandingan yang ingin menggadaikan BPKB kendaraan dan surat tanah demi memenuhi kebutuhan keluarga untuk lebaran. Inilah wajah buruk tata kelola sepakbola Indonesia," ucap Akmal Marhali.
Selanjutnya, Akmal Marhali menilai bahwa belum dibayarkannya honor ini, akan membuka peluang adanya pengaturan skor.
“Budaya buruk ini tidak boleh dibiarkan. Penundaan pembayaran honor membuka celah terjadinya pengaturan skor. Baik itu match acting, match setting, maupun match fixing,” sambung Akmal Marhali.
Sebelumnya, PSSI dan PT LIB juga mendapatkan polemik keuangan setelah diketahui menunggak hutang kepada kompetisi Elite Pro Academy (EPA) tahun 2022/2023. (*)
Baca Juga: Jejak 6 Tokoh yang Ditawarkan PPP Jadi Cawapres Ganjar: Ada Ketua Umum PBNU dan Menteri