SUARA CIANJUR - Ternyata, Sandiaga Uno yang telah pindah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari Gerindra menghadapi kendala.
Saat ini, PPP yang memiliki lambang kakbah belum secara resmi menetapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) sebagai kader partai.
Pelaksana tugas Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono, menyatakan hal tersebut dalam pertemuan dengan ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Mardiono menegaskan bahwa Sandiaga Uno belum memiliki status sebagai kader PPP.
"Belum, belum (berstatus kader PPP). Ya waktu itu silaturahmi lebaran aja di rumah saya, ya nanti tindak lanjutnya ya setelah selesai dengan Gerindra, ya nanti akan kita ketemu lagi," jelasnya.
Selain itu, belum dapat dipastikan apakah Sandiaga akan diusulkan sebagai calon wakil presiden (cawapres) oleh PPP untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo.
"Kami di PPP belum pernah membahas soal cawapres," papar Mardiono.
Setelah Sandiaga Uno meninggalkannya, Gerindra segera mengambil tindakan cepat untuk mengisi posisi yang kosong, yaitu posisi wakil ketua dewan pembina.
Prabowo secara resmi melantik Iwan Bule sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Baca Juga: Selisih Paham dengan PocketDol, Nam Do Hyon BAE173 Ajukan Suspensi Kontrak
Selain itu, ada juga Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang bergabung dengan Gerindra dan sudah resmi menjadi bagian dari partai tersebut.
"Dan pada kesempatan ini kita juga mendapat penghormatan, bergabungnya tokoh-tokoh nasional, tokoh-tokoh bangsa. Yaitu sebagaimana saudara ketahui baru saja Bapak Komisaris Jenderal Polisi Purnawirawan Mochamad Iriawan dan Mawardy Yahya, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, resmi kita terima sebagai anggota Partai Gerindra," kata Prabowo. (*)
(*/Haekal)