cianjur

Jelang Pilpres 2024, Pegiat Media Sosial Ini Sebut Prabowo Subianto Berubah, Maksudnya?

Suara Cianjur Suara.Com
Rabu, 24 Mei 2023 | 17:18 WIB
Jelang Pilpres 2024, Pegiat Media Sosial Ini Sebut Prabowo Subianto Berubah, Maksudnya?
Prabowo Subianto dikatakan berubah secara sikap dari Pilpres tahun 2014. Eko Kuntadhi mewanti-wanti pemilih apabila memilih Prabowo. (Kontributor/Putu Ayu Palupi)

SUARA CIANJUR - Eko Kuntadhi, seorang pegiat media sosial, mengeluarkan peringatan kepada para pemilih mengenai latar belakang Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjelang Pemilihan Presiden 2024.

Eko awalnya mengungkapkan bahwa terdapat perubahan dalam cara berpolitik dan berkampanye yang digunakan oleh Prabowo Subianto jika dibandingkan dengan tahun 2014 dan 2019.

Ia menyoroti bahwa cara Prabowo yang agresif dan langsung menyerang lawan tidak lagi digunakan.

“Tapi yang paling penting Apakah karakter seseorang itu sesuai dengan apa yang diomongin atau sesuai dengan yang ditampilkan di brosur hari ini?,” kata Eko dikutip Cianjur.Suara.Com dari kanal Youtubenya, Rabu (25/05/2023).

“Apakah misalnya Pak Prabowo sudah sedemikian berubah total ketika dia nanti berkuasa misalnya?” tambahnya.

“Apakah perubahan ini jadi permanen, dia jadi jauh lebih baik, jauh lebih merangkul? Jauh tidak akan melakukan serangan terhadap orang lain misalnya,” tanya Eko.

Eko juga mengungkapkan keraguan terhadap kemungkinan perubahan tersebut, terutama karena dalam teori psikologi, orang yang sudah berumur sulit untuk berubah.

“Kalau gua sih ngeliatnya dalam teori psikologi agak susah ya orang yang udah usianya cukup matang kayak Pak Prabowo itu,” pungkas Eko.

“Usianya 70-an tahun lebih itu, nggak bisa tiba-tiba karakternya berubah begitu saja. Karakter dia sudah terbentuk dari kecil sebagai anggota militer, sebagai keluarga Cendana dan kemudian sebagai ketua partai yang mungkin di partainya penguasa tunggal,” ungkapnya.

Baca Juga: Setelah Argentina, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Hadapi Brasil, Portugal, Maroko dan Rusia

“Karakter terbentuk dari berbagai perjalanan itu dan kita tahu karakter-karakter itu tumbuh ketika dia misalnya pada saat peristiwa 98 pada saat terjadinya suasana keos di Indonesia,” katanya.

Dia menyatakan bahwa karakter yang ditampilkan selama Pilpres 2014-2019 merupakan karakter yang nyata dan tidak mungkin berubah secara tiba-tiba.

“Ini cuma brosur saja kalau seandainya sekarang karakter politik yang ditampilkan itu berbeda,” kata dia.

“Yaitu gimmick politik tapi ketika dia jadi presiden siapapun akan kembali pada karakter aslinya, kembali kepada sifat dasarnya, kembali kepada cara berpikir lamanya, dalam proses pengambilan keputusan,” tambahnya. 

“Dan gua nggak yakin Indonesia akan baik-baik saja, dipimpin misalnya oleh orang yang punya dalam tanda kutip suasana atau karakter yang semi otoriter kayak gitu,” ungkap nya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI