SUARA CIANJUR - Partai Demokrat terus melakukan upaya strategis untuk memenangkan setidaknya 17 kursi di DPRD Jabar.
Anton Sukartono Suratto, Ketua DPD Partai Demokrat Jabar, menyatakan bahwa partainya sedang menunggu hasil
Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan mempengaruhi strategi mereka dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 mendatang.
Menurut Anton, hasil Pileg akan menjadi penentu apakah Partai Demokrat akan mencalonkan gubernur sendiri atau berkoalisi dengan partai lain.
Namun, dalam hal pencalonan, semua anggota partai telah menyepakati satu nama calon.
"Dari Demokrat Jawa Barat hari ini tetap kita masih satu suara mengusung Dede Yusuf, beliau lah calon gubernur dari Partai Demokrat," sebut Anton.
Ketika ditanya mengenai konsolidasi dengan partai lain, Anton menjelaskan bahwa mereka akan menunggu hasil Pileg untuk mengetahui jumlah kursi yang berhasil mereka peroleh.
Baru setelah itu mereka dapat menentukan dengan siapa mereka akan berkoalisi.
Partai Demokrat sangat menyadari bahwa strategi kemenangan dalam Pilgub membutuhkan kerja sama yang solid dan dukungan dari partai lain.
Baca Juga: Sinopsis Film The Night Owl, Kisah Pria Buta Ungkap Kejahatan Seorang Raja
Oleh karena itu, mereka tidak terburu-buru untuk membentuk koalisi sebelum hasil Pileg diketahui dengan pasti. (*)
(*/Haekal)