cianjur

Menyambut Pahala Idul Adha 1444 H dengan Penuh Kekhidmatan, ini Keutamaan dan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah

Suara Cianjur Suara.Com
Rabu, 21 Juni 2023 | 16:15 WIB
Menyambut Pahala Idul Adha 1444 H dengan Penuh Kekhidmatan, ini Keutamaan dan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah
Ilustrasi melaksanakan amal ibadah di hari Jumat. (Unplash)

SUARA CIANJUR - Idul Adha 1444 H atau Idul Kurban merupakan salah satu hari besar dalam agama Islam dan itu akan segera tiba dalam hitungan beberapa hari lagi.

Saat memasuki bulan Dzulhijjah dan sebelum Idul Adha 1444 H, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah tambahan, selain puasa Senin dan Kamis.

Dikutip dari laman voa.id, terdapat tiga jenis puasa sunnah yang dilakukan selama sembilan hari sebelum Idul Adha 1444 H, yaitu puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Perlu diketahui bahwa puasa Dzulhijjah adalah puasa yang dilakukan antara hari Arafah dan hari Idul Adha.

Melakukan puasa Dzulhijjah ini diketahui memiliki keutamaan, yaitu penghapusan dosa bagi yang menjalankannya.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa pada sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah, seperti puasa dan zikir.

Memperbanyak dzikir pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah dianggap sebagai sunnah yang lebih dianjurkan dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

Selain itu, memperbanyak dzikir pada hari Arafah juga memiliki keutamaan tersendiri.

Setiap jenis puasa memiliki keutamaannya masing-masing. Puasa Arafah, misalnya memberikan dua keuntungan bagi umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji.

Baca Juga: Ungkapan Rasa Terima Kasih dan Syukur Jokowi di Hari Ulang Tahunnya: Tahun yang Dilalui Lebih Berarti Jika Diisi dengan Menjalankan Amanah

Pertama, puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah saw.

Kedua, pelakunya akan dibebaskan dari siksaan neraka. Oleh sebagian besar ulama, dosa yang dihapus dengan puasa Arafah adalah dosa kecil.

Untuk melaksanakan puasa Arafah, niat yang dinyatakan adalah "Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ," yang artinya "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'ala."

Selanjutnya, puasa Dzulhijjah memiliki keutamaan melipatgandakan pahala, sehingga puasa selama sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah setara dengan puasa satu tahun.

Niat yang dinyatakan dalam melaksanakan puasa Dzulhijjah adalah "Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta'âlâ," yang artinya "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala."

Kemudian ada puasa Tarwiyah yang juga memiliki keutamaannya, yaitu penghapusan dosa selama setahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI