Tak Asal Pilih, Indra Sjafri Beberkan 3 Syarat Pemain Asing Dapat Diterima untuk Membela Timnas Indonesia

Suara Cianjur

Selasa, 27 Juni 2023 | 20:15 WIB
Tak Asal Pilih, Indra Sjafri Beberkan 3 Syarat Pemain Asing Dapat Diterima untuk Membela Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia U22, Indra Sjafri menilai bahwa pemain lokal harus mampu bersaing dengan pemain asing. (Foto: PSSI)

SUARA CIANJUR - Baru-baru ini Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, mengungkapkan tiga persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemain luar negeri atau merupakan keturunan agar dapat membela Timnas Indonesia dalam rangka program naturalisasi yang diterapkan.

Indra Sjafri memberikan penjelasan ini saat diberi pertanyaan oleh Eko Suprihatno, dalam acara QnA yang ditayangkan dalam sebuah televisi pada Senin (26/6/2023).

Dalam pertanyaan Eko Suprihatno mengenai pentingnya menggunakan pemain naturalisasi dalam Timnas Indonesia.

Indra Sjafri menjelaskan bahwa program naturalisasi tersebut diperkenalkan saat kepemimpinan Mochamad Iriawan atau Iwan Bule di PSSI.

Saat itu, Timnas Indonesia membutuhkan tambahan pemain untuk tampil di Piala Dunia U-20 2023 yang sayangnya dibatalkan.

"Saya bertugas di bagian teknik. Kebijakan tersebut diimplementasikan saat Pak Iwan Bule, karena kami mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Dunia pada waktu itu," ungkap Indra Sjafri.

"Kami membutuhkan pemain-pemain tambahan untuk posisi tertentu, dan itu merupakan permintaan dari pelatih nasional," lanjutnya.

Pemilihan pemain naturalisasi tidak sembarangan, tetapi merupakan rekomendasi dari pelatih nasional.

Indra Sjafri yang sekarang menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23, kemudian merinci tiga syarat utama bagi pemain keturunan yang ingin memperkuat Timnas Indonesia.

baca juga

Menurutnya, selain menjadi Warga Negara Indonesia, pemain yang dinaturalisasi juga harus telah beralih asosiasi dan memiliki kualitas yang baik.

Hanya setelah ketiga persyaratan ini terpenuhi, pemain tersebut baru dapat diterima sebagai anggota Timnas Indonesia.

"Jadi persyaratan untuk menjadi pemain tim nasional itu, pertama wajib berwarga negara Indonesia, kedua dia sudah berpindah asosiasi, yang ketiga kualitas. Kalau tiga-tiganya sudah terpenuhi baru bisa menjadi tim nasional," ungkap Indra Sjafri.

Dengan demikian, program naturalisasi yang diterapkan dalam Timnas Indonesia memiliki ketentuan yang jelas dan tegas.

Persyaratan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pemain luar negeri atau keturunan yang direkrut memiliki komitmen sebagai Warga Negara Indonesia, telah melewati proses peralihan asosiasi dengan baik, dan memiliki kualitas yang memadai untuk bermain dalam tim nasional.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia Kerap di Kritik, Akhirnya Indra Sjafri Angkat Bicara, Tingkatkan Kualitas

Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia Kerap di Kritik, Akhirnya Indra Sjafri Angkat Bicara, Tingkatkan Kualitas

Cianjur | Selasa, 27 Juni 2023 | 11:00 WIB

Siapkan Skuad untuk Piala Dunia U17, Bima Sakti akan Kolaborasi dengan Shin Tae Yong dan Indra Sjafri, Keren!

Siapkan Skuad untuk Piala Dunia U17, Bima Sakti akan Kolaborasi dengan Shin Tae Yong dan Indra Sjafri, Keren!

Cianjur | Selasa, 27 Juni 2023 | 06:30 WIB

Terus Dongkrak Pembaharuan, Terbaru Erick Thohir Ciptakan Sepak Bola yang Lebih Komersialisasi

Terus Dongkrak Pembaharuan, Terbaru Erick Thohir Ciptakan Sepak Bola yang Lebih Komersialisasi

Cianjur | Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×