SUARA CIANJUR – FIFA telah resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17. Hal ini membuat timnas Indonesia secara otomatis lolos dan bisa tampil di ajang tertinggi sepak bola untuk usia muda.
Dalam menyambut ajang ini, PSSI beserta jajaran pelatih timnas Indonesia, harus segera melakukan seleksi pemain. Pengamat sepak bola, Yusuf Kurniawan menilai bahwa untuk Piala Dunia U17, Indonesia tak perlu menggunakan pemain naturalisasi.
Hal ini karena dengan mendatangkan pemain naturalisasi, maka akan memupus harapan anak Indonesia.
"Kalau pakai naturalisasi, itu anak-anak usia segini bisa tertutup mimpinya. Kalau di usia muda saja sudah ada naturalisasi, anak-anak Indonesia jadi pupus mimpinya," ujar Yusuf Kurniawan, dikutip dari laman Instagram @timnas.mania, Kamis (29/6/2023).
Selain itu, anak Indonesia di usia muda memiliki talenta yang bisa berbicara di dunia Internasional. Mereka kerap berlaga dalam kompetisi usia muda dan bisa bersaing dengan negara-negara besar dinia.
"Kita juga punya banyak talenta untuk usia segini. Kita masih bisa bersaing di usia ini. Di festival-festival internasional juga kita juara. Jadi tidak perlu itu naturalisasi," lanjutnya.
Sementara itu, ajang Piala Dunia U17 rencananya akan diselenggarakan pada 10 November sampai 2 Desember 2023. Meski demikian sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari FIFA terkait dengan jadwal Piala Dunia U17. (*)