SUARA CIANJUR - Perselingkuhan adalah tanda bahwa hubungan yang seharusnya penuh dengan kepercayaan dan kesetiaan telah terkoyak.
Penting bagi setiap pasangan untuk berkomunikasi secara jujur dan terbuka untuk mengatasi masalah yang muncul.
Jika masalah tidak dapat diselesaikan, lebih baik untuk mengakhiri hubungan dengan cara yang baik-baik daripada terjerat dalam konflik dan pertengkaran yang berpotensi berbahaya.
Peristiwa tragis ini mencuat ke permukaan dan menghebohkan warga sekitar.
Kisah percintaan yang awalnya dipenuhi dengan harapan dan kebahagiaan berubah menjadi penuh kekerasan dan pertengkaran.
EP, seorang pria berusia 29 tahun, terpukul ketika mengetahui bahwa wanita yang dicintainya selama ini berselingkuh dengan orang lain di dalam kamar kos-kosan mereka di Cilandak, Jakarta Selatan.
Bahkan, EP telah mengorbankan banyak hal, termasuk membiayai kosan mereka setiap bulan.
Kompol Wahid Key, Kapolsek Cilandak, membenarkan kejadian ini dan memberikan penjelasan lebih lanjut.
Menurutnya, EP melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya setelah mengetahui perselingkuhan tersebut.
Baca Juga: Pelajar Pembakar Sekolah Mengungkap Frustrasi Akibat Perlakuan Buruk dan Penghargaan Tugas
Kejadian ini terjadi ketika EP datang ke kos-kosan tempat tinggal pacarnya di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.
Terbakar oleh rasa cemburu dan emosi yang meluap, EP langsung memukuli dan melumuri pacarnya dengan kotorannya sendiri. (*)