SUARA CIANJUR – Mantan pemain klub elit Belanda, Feyenoord, Jordy Wehrmann merasa menyesal karena gagal menjadi pemain naturalisasi Indonesia. Jordy Werhmann menyatakan saat PSSI menyatakan minat untuk menaturalisasi, dirinya dalam kondisi fokus mencari klub baru.
"Ya, karena saat itu saya (fokus) mencari klub bagus di Eropa, saya ingin fokus dengan klub sepak bola dulu. Dan setelah itu saya baru akan mulai berbicara tentang (bermain untuk) Timnas Indonesia,” ujar Jordy Wehermann, dikutip dari laman Instagram @teransfer, Senin (24/7/2023).
Dengan menjadi pemain naturalisasi, Jordy Wehrmann ingin menyatakan diri sebagai orang Indonesia.
“Saya sangat ingin menunjukkan ke dunia bahwa saya adalah orang Indonesia. Saya ingin bermain untuk mereka (Timnas Indonesia), jadi tentu saja saya merasa menyesal,” lanjutnya.
Selanjutnya, Jordy Wehrmann juga berharap agar proses naturalisasi ini bisa terus berlanjut.
“Tapi itu sudah menjadi keputusan, karena ini masalah waktu. Tapi sekarang kalau mereka menghubungi saya, saya akan mendengarkan mereka,” sambungnya.
Jordy Wehrmann adalah pemain didikan salah satu klub elit Belanda, yaitu Feyenoord. Setelahnya pemain berusia 24 tahun ini membela klub Swiss, yaitu FC Luzern. Selain itu, Wehrmann juga sempat membela ADO Den Haag.
Sementara itu, Jordy Wehrmann juga sempat membela timnas Belanda usia muda mulai dari jenjang U16, U17, U19, dan U20. (*)
Baca Juga: Ngaku Sering Dibuat Kagum, Ganjar Lempar Candaan ke Prabowo: Bapak Pakai Baju Hitam Putih Juga?