SUARA CIANJUR – Exco PSSI, Arya Sinulingga menyoroti soal kualitas pemain diaspora yang mengikuti seleksi timnas U17. Dirinya menilai bahwa pemain lokal jauh lebih baik dari pada pemain diaspora.
"Ketika seleksi dibuka secara bertahap, ternyata pemain-pemain yang dari luar negeri kalah kualitas sama yang lokal,” ujar Arya Sinulingga, dikutip dari laman Instagram @wartabolalokal, Selasa (1/8/2023).
Selanjutnya, Arya Sinulingga mengatakan bahwa nantinya PSSI akan membuka nama-nama pemain yang lolos dan tidaknya dalam proses seleksi.
"Nanti akan kami buka nama-nama pemain yang dipulangkan," lanjut Arya.
Sementara itu, dikabarkan pelatih timnas Indonesia U17, Bima Sakti telah mencoret beberapa pemain diaspora. Dari enam pemain yang mengikuti seleksi, lima diantaranya sudah resmi dicoret.
Adapun daftar pemain yang dicoret yaitu Aaron Nathan Ang (FC Nottingen), Mahesa Ekayanto (FC Dordrecht), Madrid Augusta (AFC 34 Alkmaar), dan Staffan Qabiel (Akademi Sant Cugat).
Di sisi lain, satu pemain yang lolos dan tidak dicoret adalah Aaron Suitela (Bulleen Lions FC). Welber Halim Jardim (Sao Paulo) baru akan mengikuti seleksi pada bulan Agustus.
PSSI telah melakukan seleksi pemain timnas di beberapa kota Indonesia seperti Bandung, Bali, Palembang, Jakarta, Makassar, dan Banjarmasih. Nantinya pemain yang lolos ditiap kota ini akan datang ke Jakarta dan kembali mengikuti proses seleksi lanjutan. (*)
Baca Juga: Laba Emiten Tambang NCKL Anjlok 14,64 Persen di Paruh Pertama 2023