Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 04 Februari 2026 | 19:24 WIB
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
COO BPI Danantara, Dony Oskaria. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • COO BPI Danantara, Dony Oskaria, mengonfirmasi rencana pembangunan pabrik baja baru dimulai Maret 2026.
  • Pabrik baja baru tersebut direncanakan menambah kapasitas produksi domestik sebesar tiga juta ton baja.
  • Pembangunan ini bertujuan mengurangi dominasi impor baja nasional melalui pengembangan industri hulu baja.

Suara.com - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Dony Oskaria, memastikan akan ada pabrik baja yang akan dibangun.

Menurutnya, perbaikan industri baja tidak hanya dilakukan padaPT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) saja, tetapi juga kinerja industri baja secara menyeluruh.

"Krakatau Steel hari ini sudah memasuki fase menuju sehat secara finansial, Danantara sudah melakukan intervensi dan perbaikan terhadap kesehatan Krakatau Steel," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Rencananya, Dony melanjutkan pembangunan pabrik baja itu akan dimulai pada bulan Maret 2026. Dengan pabrik itu, pemerintah akan mendapatkan kapasitas tambahan sebesar 3 juta ton baja.

Salah satu pabrik baja milik PT Krakakatau Steel [krakatausteel.com]
Salah satu pabrik baja milik PT Krakakatau Steel [krakatausteel.com]

"Salah satu proyek hilirisasi yang dilakukan Danantara tahun ini adalah pengembangan upstream industri baja kita yang akan segera kita groundbreaking bulan depan, untuk penambahan kapasitas 3 juta ton baja," ucapnya.

Dony melanjutkan, upaya pembangunan ini juga untuk mengurangi ketergantungan impor baja. Dengan penambahan kapasitas, maka kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi.

"Kami berharap kebutuhan baja kita hari ini masih didominasi impor, dengan mengembangkan pabrik baja kita ke depan di upstream yang akan groundbreaking bulan depan dengan kapasitas produksi 3 juta ton per tahun," bebernya.

Dony yang juga Kepala BP BUMN ini juga menginginkan, pemerintah juga harus ikut andil melindungi industri baja itu. Karena, ia menilai jika tanpa dorongan pemerintah, maka industri baja sulit berkembang.

"Kami berharap ada keberpihakan kita memajukan industri baja yang ke depannya tentu jadi suplai bagi industri turunannya," pungkasnya.

Baca Juga: Sama-sama Bisnis di Pertambangan, Perbedaan Perminas dengan MIND ID

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI