SUARA CIANJUR – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae Yong menekankan bahwa para pemain timnas Indonesia bisa lebih menghargai sesama manusia. Menurutnya, sebelum jadi pemain bola, harus jadi manusia dulu.
“Sebelum jadi pemain bola kita harus menjadi menusia dulu. Harus sama-sama menghargai dan sama-sama respect. Sebelum kita membicarakan bola, kita harus menjadi manusia yang baik,” ujar Shin Tae Yong, saat diwawancara Denny Sumargo, dikutip dari laman Instagram @indonesian.football.news, Rabu (2/8/2023).
Sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan tersebut adalah sosok yang terkenal cukup keras dan disiplin. Dirinya tak segan untuk mencoret pemain yang melakukan tindakan indisipliner seperti telat datang latihan, atau melakukan pelanggaran aturan.
Beberapa pemain sampat menjadi korban pencoretan Shin Tae Yong, seperti Osvaldo Haay, Egy Maulana Vikri, Nurhidayat Haji Harris dan yang lainnya.
Adapun yang menjadi alasan dari tindakannya ini adalah karena sebelumnya tidak ada regulasi yang jelas yang dapat meningkatkan sikap disiplin para pemain.
“Semua pemain harus keras di awal ya. Kenapa pelatih harus melakukan seperti itu, ya karena sebelumnya belum pernah ada regulasi yang jelas. Jadi mau diadakan regulasi yang jelas biar bisa ada pengaruh baik sampai ke pertandingan nanti,” lanjutnya.
Kedepannya, Shin Tae Yong akan mendampingi timnas Indonesia untuk mengarungi gelaran akbar Piala Asia 2023 di Uzbekistan. (*)