Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Siapkan Roadmap Hentikan Impor Bensin RON Rendah Dua Tahun Lagi

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 09 Februari 2026 | 08:24 WIB
Pemerintah Siapkan Roadmap Hentikan Impor Bensin RON Rendah Dua Tahun Lagi
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Pemerintah ESDM menyusun peta jalan untuk menghentikan impor bensin RON rendah dalam waktu sekitar dua tahun ke depan.
  • Langkah ini bertujuan mencapai kemandirian energi nasional dengan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang domestik secara bertahap.
  • Kebijakan bertahap ini mengikuti pola penghentian impor solar, memprioritaskan produk jadi yang paling memungkinkan dipenuhi dari dalam negeri.

Suara.com - Pemerintah mulai menyiapkan peta jalan alias roadmap untuk menghentikan impor bensin, khususnya jenis dengan nilai oktan rendah.

Langkah ini menjadi bagian lanjutan dari agenda kemandirian energi setelah pemerintah menargetkan penyelesaian impor solar melalui penguatan kapasitas kilang dalam negeri.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan, roadmap penghentian impor bensin disusun secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur pengolahan.

Fokus awal diarahkan pada bensin RON rendah yang volumenya relatif besar dan paling memungkinkan dipenuhi dari kilang domestik.

“Dua tahun lagi katanya juga rencananya, roadmap-nya untuk stop impor bensin. RON. Jadi tujuannya jelas sesuai astacita Presiden untuk kemandirian energi dan swasembada energi,” kata Laode dalam Podcast yang disiarkan akun YouTube Kementerian ESDM, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut tidak dimaksudkan menghentikan seluruh impor secara sekaligus, melainkan mengubah pola ketergantungan dari impor produk jadi menjadi pengolahan di dalam negeri.

Menurutnya, selama ini impor bensin terjadi karena keterbatasan kapasitas dan konfigurasi kilang, bukan karena ketiadaan sumber daya minyak mentah.

“Kalau memang belum bisa perutnya banyak, minimal pengolahannya di dalam negeri. Jadi produknya kita hasilkan di dalam negeri,” ujarnya.

Kementerian ESDM telah menetapkan besaran kuota impor BBM bagi operator SPBU swasta untuk 2026. [Suara.com/Syahda]
Ilustrasi impor BBM. [Suara.com/Syahda]

Dalam roadmap yang disiapkan, bensin RON rendah menjadi prioritas awal sebelum pemerintah mengevaluasi kesiapan untuk mengurangi impor bensin dengan spesifikasi oktan lebih tinggi.

baca juga

Pendekatan bertahap ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pasokan dan stabilitas harga di pasar domestik.

Laode menyebut, pola yang sama telah diterapkan dalam kebijakan solar. Setelah tambahan kapasitas kilang tersedia, pemerintah menargetkan impor solar jenis tertentu dapat dihentikan lebih dulu sebelum berlanjut ke jenis lainnya.

“Solar itu kita tuntaskan dulu. Setelah itu, baru roadmap berikutnya bensin. Jadi semuanya bertahap dan kita petakan satu per satu,” katanya.

Menurut Laode, penguatan kilang menjadi kunci agar kebijakan tersebut dapat berjalan konsisten. Dengan kemampuan pengolahan yang memadai, Indonesia tidak hanya mengurangi impor, tetapi juga memperoleh nilai tambah dari proses produksi BBM di dalam negeri.

Ia menambahkan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait kesiapan teknis dan investasi yang diperlukan untuk mendukung roadmap tersebut. Penyesuaian unit kilang dan perhitungan keekonomian menjadi bagian dari pembahasan.

“Kalau pengolahannya bisa kita lakukan di dalam negeri, maka ketergantungan pada impor produk jadi bisa kita kurangi secara signifikan,” ujarnya.

Selain aspek teknis, pemerintah juga mempertimbangkan faktor distribusi dan konsumsi dalam negeri. Roadmap penghentian impor bensin RON rendah akan disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan nasional agar tidak menimbulkan risiko gangguan pasokan.

Laode menyebut, kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi jangka menengah. Dengan struktur pengolahan yang lebih kuat, pemerintah berharap ketergantungan impor dapat ditekan tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi.

“Prinsipnya, energi harus tersedia, terjangkau, dan bisa diakses. Itu yang terus kita jaga dalam setiap kebijakan,” pungkas Laode.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025

Bahlil Pamer Capaian ESDM di Tahun 2025

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:30 WIB

Izin Dicabut Prabowo, Tambang Emas Astra di Martabe Akan Beroperasi Lagi?

Izin Dicabut Prabowo, Tambang Emas Astra di Martabe Akan Beroperasi Lagi?

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:19 WIB

ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini

ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:18 WIB

Bahlil: Saya Menteri Gagal Jika Masih Ada Desa Tanpa Listrik

Bahlil: Saya Menteri Gagal Jika Masih Ada Desa Tanpa Listrik

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 12:04 WIB

Tak Lagi Sekali Setahun, Kuota Impor BBM Swasta Kini Dievaluasi Periodik

Tak Lagi Sekali Setahun, Kuota Impor BBM Swasta Kini Dievaluasi Periodik

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:36 WIB

Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor

Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×