SUARA CIANJUR – Pelatih yang sudah malang melintang di sepak bola Indonesia, Fakhri Husaini memberikan sorotan tajam terhadap proses seleksi timnas Indonesia U17. Menurutnya proses seleksi ini hanya lucu-lucuan.
"Saya melihatnya untuk lucu-lucuan aja seleksi itu. Untuk apa ada seleksi lagi kalau kita sudah punya EPA," ujar Fakhri Husaini, dikutip dari laman Instagram @galeri.sepakbola.indonesia, Rabu (16/8/2023).
Dirinya menilai bahwa untuk membentuk tim yang akan tampil di Piala Dunia U17, harusnya tidak dilakukan dengan proses seleksi.
"Mau membentuk tim untuk ikut Piala Dunia, jangan pakai cara-cara seleksi yang begitu. Untuk piala tingkat kecamatan boleh lah kalian pakai cara seleksi seperti itu,” ucapnya.
Hal ini karena seleksi ini tidak realistis untuk mencapai tim yang diinginkan.
"Saya ingin melihat bagaimana PSSI melakukan seleksi satu hari, tapi bisa menemukan delapan kriteria itu. Saya melihat ini tidak realistis untuk dicapai,” tegasnya.
Hal ini sontak langsung mendapat reaksi dari netizen Indonesia.
“Kali ini dia benar, ngapain ada seleksi via audisi? Kan udh ada.EPA + abroad, yg ikut kompetisi teratur,” komen salah satu netizen.
“Biar gak lucu bgm klu Fachri aja yg gantiin Bima jd pelatih tim U-17 utk Pildun ini...!,” komen yang lainnya.
Baca Juga: Polusi Udara Kian Buruk, Menaker Belum Pastikan Pekerja Kantoran WFH
Sementara itu, saat ini PSSI telah melakukan proses seleksi di berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Palembang, Bali, hingga Banjarmasin. (*)