cianjur

Kenali Resiko Anal Seks, Berhubungan Intim Melalui Anus, Ini Penjelasan Dr Clairin Hayes

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 21 Agustus 2023 | 11:30 WIB
Kenali Resiko Anal Seks, Berhubungan Intim Melalui Anus, Ini Penjelasan Dr Clairin Hayes
Dr. Clairin Hayes menjelaskan tentang bahayanya dari resiko anal seks atau melakukan hubungan intim melalui anus (Instagram Dr Clairin Hayes)

SUARA CIANJUR – Seksualitas adalah bagian penting dari kehidupan manusia, dengan berbagai pilihan dan preferensi yang dapat dieksplorasi bersama pasangan. 

Salah satu bentuk eksplorasi seksual adalah hubungan seksual anal, di mana pasangan terlibat dalam penetrasi melalui anus

Namun, penting untuk memahami bahwa hubungan seksual anal tidak hanya melibatkan aspek sensual dan emosional, tetapi juga memiliki sejumlah resiko dan tantangan yang perlu diperhatikan.

Ketika dilakukan tanpa persiapan dan pelumas yang cukup, dapat menyebabkan dampak buruk pada dinding dalam anus. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan memudahkan masuknya virus, termasuk virus HIV.

Penelitian dari International Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa orang yang terlibat dalam hubungan seks anal memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV, dibandingkan dengan mereka yang terlibat dalam hubungan seks vaginal.

Hal ini disebabkan oleh perbedaan struktur dinding anus dan vagina, yang mempengaruhi kemampuan masing-masing organ untuk menahan infeksi.

Selain resiko IMS, hubungan seks anal juga dapat memiliki efek jangka panjang pada kesehatan. Beberapa resiko yang perlu diperhatikan meliputi:

Kesulitan Menahan Buang Air Besar

Penggunaan otot spinkter ani yang berulang akibat hubungan seks anal yang tidak tepat, dapat menyebabkan otot ini melemah, yang pada akhirnya bisa menyebabkan kesulitan dalam menahan buang air besar.

Baca Juga: Sukses Jadi Idol K-Pop, Winter aespa Ternyata Sempat Ingin Jadi Tentara

Iritasi dan Infeksi

Bergesekan dengan wasir atau luka pada anus dapat menyebabkan iritasi dan infeksi. Infeksi dapat menjadi serius jika tidak ditangani dengan baik.

Risiko Kehamilan (Heteroseksual)

Meskipun jarang terjadi, ada kemungkinan sperma dapat bergerak menuju vagina dari anus, meningkatkan risiko kehamilan.

Kesehatan Kanker

Paparan virus HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, dan meningkatkan risiko kanker anus. Orang yang sering terlibat dalam hubungan seks anal, memiliki risiko lebih tinggi terhadap kondisi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI