SUARA CIANJUR - Menikmati olahraga lari seringkali bisa menjadi pengalaman yang membangkitkan semangat dan menyegarkan.
Namun, bagi beberapa orang, keasyikan berlari dapat terhenti oleh masalah umum seperti sakit perut.
Sensasi yang tidak menyenangkan ini dapat merusak pengalaman berlari dan bahkan menghentikan latihan sejenak.
Agar pengalaman lari tetap menyenangkan dan efektif, penting untuk menghindari beberapa kebiasaan yang dapat memicu munculnya rasa sakit perut saat berlari.
Mari kita jelajahi beberapa praktik yang dapat membantu menjaga kesehatan perutmu selama sesi lari.
Makan terlalu dekat dengan jadwal lari Tahukah kamu bahwa makan mendekati waktu olahraga itu tidak disarankan, minimal berikan waktu 1-2 jam sebelum kamu beraktifitas olahraga. Hal ini dapat mengurangi resiko sakit perut.
Terlalu banyak minum
Terlalu banyak minum dapat menimbulkan rasa kembung, hal ini menjadi pemicu awal rasa tidak nyaman yang berujung sakit perut.
Makan pedas sebelum berlari
Baca Juga: Link Live Streaming Timor Leste vs Malaysia di Piala AFF U-23: Penentuan Nasib Timnas Indonesia
Makan makanan pedas sebelum berlari bisa memiliki efek yang beragam pada setiap individu. Beberapa orang mungkin tidak memiliki masalah dengan makanan pedas sebelum berolahraga, sementara yang lain mungkin merasa tidak nyaman dengan perut kembung atau gangguan pencernaan.
Tidak p[ernah melatih otot perut
Melatih otot perut dapat membantu mengurangi risiko sakit atau ketidaknyamanan saat berlari. Otot perut yang kuat dapat membantu menjaga postur tubuh yang baik, mendukung tulang belakang, dan mengurangi beban pada punggung bagian bawah saat berlari.
Olahraga lari merupakan olahraga paling mudah murah, maka dari itu penting untuk kita ketahui hal-hal yang dilarang dilakukan sebelum berlari. (*)
(*/Haekal)