SUARA CIANJUR - Denny Sumargo dikabarkan akan mengambil langkah tegas terhadap DJ Verny Hasan menyusul berita bahwa Verny Hasan meminta Denny Sumargo untuk melakukan tes DNA dengan anaknya.
Dalam tanggapannya, kuasa hukum Denny Sumargo mengindikasikan rencana untuk membuat laporan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik yang telah merugikan kliennya.
"Dalam waktu dekat saya selaku kuasa hukum dari Denny Sumargo akan membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, yang sudah berlangsung lama dan sangat merugikan klien saya," demikian tulis Sogi Bagaskara di Insta Story miliknya, Selasa, 22 Agustus 2023.
Tindakan hukum yang lebih lanjut juga ditegaskan oleh kuasa hukum tersebut, dengan menyatakan bahwa demi kepentingan hukum kliennya, tindakan tegas dalam proses hukum pidana akan diambil.
"Maka, demi kepentingan hukum klien saya, kami akan mengambil tindakan tegas melakukan proses hukum pidana," lanjutnya.
Denny Sumargo, yang akrab disapa Densu, juga menyuarakan keraguan terhadap kredibilitas institusi dan dokter yang telah melaksanakan tes DNA sebelumnya.
"Karena sudah terlalu sering, dan ada beberapa institusi yang diragukan kredibilitasnya. Apalagi, teman-teman para dokter juga pada DM gua," ucap Denny Sumargo dalam Insta Story miliknya.
Selain itu, Denny Sumargo juga mengingatkan bahwa ia pernah bersedia untuk melakukan tes DNA ulang beberapa tahun yang lalu ketika Hotman Paris menawarkan bantuannya dalam biaya untuk Verny Hasan.
"Sudah sempat diangkat sama Pak Hotman (Paris) itu 4 tahun lalu. Waktu itu, gua ditelepon bersedia nggak, Pak Hotman mau sponsorin di Singapura. Gua bilang oke, nggak masalah," ujar dia.
Saat ini, Denny Sumargo beranggapan bahwa langkah tegas diperlukan untuk mengakhiri drama yang berlarut-larut di media sosial dan memilih jalur hukum dengan melaporkan Verny Hasan.
Meski demikian, Denny Sumargo juga mengklarifikasi bahwa ia siap bertanggung jawab apabila dirinya terbukti bersalah.
"Jadi, gua pikir perlu dilakukan tindakan yang jelas supaya jangan kayak orang drama di sosial media, nggak bagus dan nggak edukasinya. Kalau memang gue salah, ya gue siap bertanggungjawab," tandasnya.(*)