SUARA CIANJUR - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir baru-baru ini berbicara mengenai ramainya pembicaraan mengenai hutang BUMN yang dinilai memiliki nilai yang fantastis.
Menanggapi hal tersebut, Erick Thohir memberikan sebuah penjelasan bahwa hutang yang dimiliki BUMN saat ini pada dasarnya masih dalam taraf yang normal, jika dilihat dari modal yang dikeluarkan.
"Selalu yang dilihat itu hutang jumbo BUMN Rp1.600 Triliun, coba kita balik dengan equity/modal jumbo BUMN Rp3.200 Triliun, coba kita bandingkan hutang dan modal, itu hutangnya hanya 35 persen sementara modalnya 65 persen," jelasnya dikutip dari Instagram @erickthohir pada Jumat (1/9/2023).
Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI ini juga mempertegas bahwa kondisi keuangan BUMN saat ini dalam kondisi yang sehat.
"Kalau kita bicara di dunia usaha, rata-rata ini kebalik loh, 70 persen hutang 30 persen modal," ujar Erick Thohir.
"Jadi BUMN sehat dong, bisa dilihat performa BUMN di bursa, sangat menolong peningkatan bursa, hampir 30 persen peningkatan bursa itu karena BUMN," tambahnya.
Meskipun demikian diakui Erick Thohir dirinya tidak ingin berpuas diri dan merasa sangat sempurna, ia masih harus memberikan banyak peningkatan untuk kemajuan BUMN lebih pesat ke depannya.
"Saya tidak bisa bilang ini sempurna, karena sempurna itu hanya milik Allah SWT, kekurangan itu pasti selalu ada," pungkasnya.(*)