SUARA CIANJUR - Pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin di mata banyak orang mungkin terlihat seperti duet mematikan dalam dunia politik.
Keduanya memiliki kombinasi yang kuat, menggabungkan unsur nasionalis dan agamis, yang bisa menarik beragam dukungan.
Meskipun memiliki kombinasi yang kuat, pengamat politik Ujang Komarudin mengingatkan bahwa tidak ada jaminan kemenangan dalam politik. Kebijakan dan strategi yang tepat juga diperlukan untuk meraih dukungan masyarakat.
Gabungan unsur nasionalis dan agamis dalam duet Anies-Cak Imin, didukung oleh partai Nasdem dan PKB, memiliki potensi yang menjanjikan. Ini bisa menjadi daya tarik bagi segmen pemilih yang mencari pemimpin dengan visi yang seimbang.
Namun, Ujang Komarudin juga mencatat bahwa ada faktor lain yang bisa mengganjal peluang pasangan Anies dan Cak Imin, yaitu persoalan hukum.
Keduanya terlibat dalam masalah hukum yang bisa dimanfaatkan oleh lawan politik untuk merusak citra mereka.
Persoalan hukum bisa menjadi senjata yang digunakan oleh lawan politik untuk mendegradasi pasangan Anies dan Cak Imin. Ini adalah tantangan tambahan yang harus dihadapi oleh pasangan ini dalam perjalanan politik mereka.
"Kekurangannya ya tadi persoalan-persoalan hukum yang bisa saja dimainkan oleh orang-orang tertentu, oleh lawan politiknya, untuk bisa mendegradasi pasangan Anies dan Cak Imin tersebut," sebut Ujang dikutip Selasa (5/9/2023). (*)
Baca Juga: Cak Imin Pantas Jadi Capres atau Cawapres? Ini Rasionalisasinya!