SUARA CIANJUR - Sementara Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, bekerja dengan tekun untuk merevitalisasi sepak bola Indonesia, ada masalah lain yang perlu diperhatikan. Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, harus mengatasi permasalahan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia menghadapi beban utang yang cukup besar.
Tantangan keuangan ini telah memunculkan kekhawatiran tentang stabilitas keuangan dan keberlanjutan perusahaan-perusahaan penting ini dalam ekonomi Indonesia. BUMN Indonesia memainkan peran kunci di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, keuangan, dan energi. Kesehatan keuangan mereka merupakan masalah nasional yang sangat penting.
Berikut daftar 5 BUMN dengan utang terbesar, menurut Laporan Keuangna 2023, yang dikutip dari laman instagram @sahamtalk, Jumat (13/10/2023).
1. Telkom
Utang: Rp 150,1T
Labar Bersih: Rp 20,2T
2. Garuda Indonesia
Utang: Rp 118,4T
Labar Bersih: Rp 1,1T
3. Waskita
Utang: Rp 84,3T
Labar Bersih: -Rp 3,7 T
4. Jasa Marga
Utang: Rp 66,2T
Labar Bersih: Rp 3,2T
5. Wika
Utang: Rp 56,7T
Labar Bersih: -Rp 1,9T
Sebagai kesimpulan, sementara komitmen Erick Thohir untuk transformasi PSSI patut diacungi jempol, tantangan yang dihadapi beberapa BUMN di Indonesia menggarisbawahi perlunya pendekatan komprehensif untuk mengatasi stabilitas keuangan dan manajemen utang dalam sektor-sektor penting ini.
Menyeimbangkan olahraga dan keuangan, serta memastikan kesuksesan keduanya, adalah tugas yang kompleks yang memerlukan pertimbangan dan perencanaan strategis yang cermat. (*)