TERUNGKAP! Ponpes Al Zaytun Sengaja Didirikan Jadi Laboratorium Cuci Otak, Pendirinya BJ Habibie, Pak Harto Hingga Mbak Tutut

Deli | Suara.com

Kamis, 22 Juni 2023 | 12:31 WIB
TERUNGKAP! Ponpes Al Zaytun Sengaja Didirikan Jadi Laboratorium Cuci Otak, Pendirinya BJ Habibie, Pak Harto Hingga Mbak Tutut
Guru Gembul di podcast channel YouTube 'Ngaji Roso' (bidik layar podcast Ngaji Roso)

Seorang guru sejarah yang dikenal publik dengan sebutan Guru Gembul baru-baru ini memberikan pernyataan kontroversial mengenai kasus Pondok Pesantren Al Zaytun.

Diketahui, pondok pesantren Al Zaytun memang tengah menjadi perbincangan publik akan dugaan ajaran sesat. Mulai dari memperbolehkan zina asal mengganti dengan uang, sampai meragukan isi daripada kitab suci umat Islam Al-Qur'an. 

Bahkan PWNU Jawa Barat mengharamkan orang tua untuk memondokkan anaknya di Ponpes Al Zaytun.

Menanggapi hal tersebut, Guru Gembul mengatakan bahwa Ponpes Al Zaytun merupakan laboratorium yang sengaja dibuat oleh pemerintah. Ia juga menyebut, laboratorium tersebut dibuat untuk mengumpulkan kalangan-kalangan radikal umat Islam, yang kemudian sengaja dicuci otaknya.

"Al Zaytun adalah laboratorium yang dibuat oleh pemerintah, di zaman orde baru dan bertahan sampai sekarang untuk mengumpulkan kalangan-kalangan paling radikal di dunia Islam, untuk masuk ke sana. Kemudian dicuci otaknya agar mereka jadi orang yang gak apa-apa tetap tersesat asal jangan radikal Islam," ujar Guru Gembul dalam podcast di channel YouTube 'Ngaji Roso' pada Jum'at (2/6/2023).

Guru Gembul juga menjelaskan sosok-sosok berpengaruh di Indonesia yang melatarbelakangi pendirian Ponpes Al Zaytun di antaranya Soeharto, BJ Habibie, dan Mbak Tutut (putri mantan presiden Soeharto).

"Makanya yang mendirikannya itu adalah Pak Harto, Pak Habibie, peletakan batu pertamanya Mbak Tutut. Kemudian uang-uang partai politik masuk ke sana," ungkap Guru Gembul.

Selain itu, ia menegaskan kembali bahwa dalam konteks Al Zaytun yang kontroversial saat ini bisa saja diciptakan sebagai laboratorium untuk maksud menetralisir.

"Dalam konteks ini bisa saja bahwa Al Zaytun itu adalah laboratorium yang dibuat oleh pemerintah untuk menetralisir," ucapnya.

Oleh karenanya, kata dia, jika Panji Gumilang memberikan pernyataan atau fatwa yang dianggap melenceng dari ajaran itu bukan merupakan pernyataan asli dari pemimpin Ponpes Al Zaytun.

"Toh kalau misalkan pada akhirnya Panji Gumilang mengeluarkan pernyataan-pernyataan fatwa-fatwa aneh itu bukan fatwa asli beliau. Itu sebenarnya adalah upaya untuk ngeles, upaya untuk mencari legitimasi atau mencari pembenaran atau lompat dari topik yang sesungguhnya." lanjutnya.

Sementara itu, ia juga menyebut bahwa kasus Ponpes Al-Zaytun bukan terkait soal benar salah dalam penafsiran namun lebih kepada pergumulan politik orang-orang terdahulu.

"Tapi ya terkait dengan banyak hal sebenernya itu bukan soal penafsiran, bukan soal mana yang sakral dan mana yang tidak. Itu sebenarnya adalah masalah pergumulan politik dari orang-orang zaman dulu" imbuh Guru Gembul. (A Sarah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berdiri Selama 24 Tahun, Ini Alasan Ajaran Sesat Ponpes Al Zaytun Baru Ketahuan Sekarang

Berdiri Selama 24 Tahun, Ini Alasan Ajaran Sesat Ponpes Al Zaytun Baru Ketahuan Sekarang

Video | Kamis, 22 Juni 2023 | 13:00 WIB

Panji Gumilang Tetap Santai, Sosok-Sosok Penting Negara Ini Jadi Bekingan Al Zaytun?

Panji Gumilang Tetap Santai, Sosok-Sosok Penting Negara Ini Jadi Bekingan Al Zaytun?

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 12:03 WIB

Menelusuri Gerakan NII, Kelompok Islam Radikal dan Hubungannya dengan Al Zaytun

Menelusuri Gerakan NII, Kelompok Islam Radikal dan Hubungannya dengan Al Zaytun

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 11:15 WIB

Densus 88: Ponpes Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang Bisa Jadi Embrio Kelompok Teroris

Densus 88: Ponpes Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang Bisa Jadi Embrio Kelompok Teroris

| Kamis, 22 Juni 2023 | 10:23 WIB

4 Fakta Pondok Pesantren Al-Zaytun: Dituding Menyimpang Hingga Kaitan Dengan NII

4 Fakta Pondok Pesantren Al-Zaytun: Dituding Menyimpang Hingga Kaitan Dengan NII

| Kamis, 22 Juni 2023 | 09:10 WIB

Terkini

Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush

Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 23:26 WIB

Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih

Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih

Sumsel | Kamis, 02 April 2026 | 23:04 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!

Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!

Bogor | Kamis, 02 April 2026 | 22:47 WIB

Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering

Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering

Jakarta | Kamis, 02 April 2026 | 22:45 WIB

1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL

1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL

Jakarta | Kamis, 02 April 2026 | 22:22 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu

Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu

Banten | Kamis, 02 April 2026 | 22:07 WIB

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama

Video | Kamis, 02 April 2026 | 22:05 WIB

Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU

Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU

Jawa Tengah | Kamis, 02 April 2026 | 22:01 WIB