- Unik. Kata yang diusulkan, baik berasal dari bahasa daerah, maupun bahasa asing, memiliki makna yang belum ada dalam bahasa Indonesia.
- Eufonik (enak didengar). Kata yang disusulkan sesuai dengan kaidah fonologi bahasa Indonesia (mudah dilafalkan).
- Seturut kaidah bahasa Indonesia. Kata tersebut dapat dibentuk dan membentuk kata lain dengan kaidah pembentukan kata bahasa Indonesia, seperti pengimbuhan dan pemajemukan.
- Sidak ada konotasi negatif.
- Sering dipakai atau cukup populer. Seberapa sering sebuah kata dipakai, diukur menggunakan frekuensi (frequence) dan julat (range). Frekuensi adalah kekerapan kemunculan sebuah kata dalam korpus, sedangkan julat adalah ketersebaran kemunculan kata tersebut di beberapa wilayah.
Itulah alasan mengapa kata Wibu sekarang bisa masuk KBBI. Dan tenang saja, kamu sudah bisa menggunakan istilah ini secara resmi. Lengka dengan apa arti Wibu berdasarkan KBBI.
Kontributor : Damai Lestari