Baru menginjak pekan kedua lanjutan Liga Indonesia, kerusuhan suporter sudah pecah. Kali ini kerusuhan terjadi saat pertandingan antara PSM Makassar melawan Dewa United pada Sabtu (8/7/2023) lalu.
Kejadian rusuh tersebut terjadi di Stadion Gelora BJ Habibie yang menjadi kandang PSM Makassar. Kerusuhan sebenarnya terjadi tidak melibatkan pendukung tim yang away, namun antarsesama pendukung berjuluk Juku Eja tersebut.
Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun Twitter @Faktabola terlihat sekelompok pendukung di tribun penonton yang ricuh.
Mereka diduga tidak terima dengan hasil pertandingan yang berakhir dengan skor 1-2 untuk keunggulan Dewa United.
Meski begitu, belum diketahui secara pasti penyebab kerusuhan bermula. Namun kabarnya, kerusuhan tersebut telah memakan korban luka-luka.
Dalam rekaman video tersebut nampak beberapa kelompok orang berlarian ke satu titik. Dan terlihat satu korban nampak terluka dan berdarah.
Netizen yang menyaksikan aksi kerusuhan penonton sepakbola itu pun geram dengan aksi rusuh di saat Indonesia sedang dipantau oleh FIFA.
Tak heran jika kemudian banyak netizen yang menagih janji Ketua Umum PSSI Erick Tohir, sebab mantan Bos Inter Milan itu berjanji akan memberikan hukuman pengurangan poin kepada klub.
"Ayo Pak Erick, katanya suporter yang rusuh bakal kena sanksi pengurangan poin, buktikan dari sini dulu. By the way poin PSM masih 1, kalau dikurangin abis" tulis warganet.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Laga PSM Makassar Vs Dewa United Berakhir Bentrok! 4 Orang Jadi Korban
Sementara itu, netizen lainnya meyayangkan suporter klub tidak belajar dari pengalaman yang terjadi sebelum-sebelumnya.
"Kalian tuh wahai suporter bola nggak belajar dari sebelum-sebelumnya yah, nggak berubah sama sekali atau memang nggak mungkin bisa diubah kali ya" tulis akun lain.
Tak lupa, netizen lainnya menuliskan agar PSM Makassar bersiap-siap bakal disanksi PSSI.
"Siap-siap kena sanksi dari PSSI" komen akun lainnya. (Ay)