Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa dirinya bukan merupakan juru kampanye bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo.
"Saya nggak pernah mengklaim jurkam loh ya," kata Gibran dalam tayangan Youtube Total Politik yang dilansir pada Kamis (27/7/2023).
Alih-alih menjadi jurkam, Gibran mengaku hanya menemani Ganjar lari saja.
"Saya hanya menemani lari pagi saja," aku Gibran.
"Saya juga nggak tahu besok kuat lari pagi enggak, saya aja nggak pernah olahraga," imbuh putra pertama Presiden Joko Widodo ini.
Gibran mengaku tidak tahu menahu soal dirinya yang didaftarkan menjadi juru kampanye. Ia mengaku tidak mengikuti pelatihan jurkam Ganjar yang digelar pada Senin 17 Juli lalu.
"Pelatihan jurkam nggak dateng ya?" tanya Arie Putra host Total Politik.
"Ya karena saja bukan jurkam," jawab Gibran.
"Bukannya udah didaftarin?" tanya Arie lagi.
Baca Juga: Tak Mampu Secara Ekonomi, Ayah Shane Lukas Tolak Bayar Restitusi David Ozora
"Oh ya? Saya nggak tahu," Gibran malah kaget.
Mengetahui banyak pemberitaan soal dirinya yang ditunjuk jadi jurkam, Gibran pun mengubah pernyataannya.
"Saya nggak tahu sih posisi saya Mas. Pokoknya saya ngikut aja, ini perintah langsung dari Pak Ganjar sih. 'Yuk ikut ke sini', 'Oh iya Pak'," ungkap Ganjar.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto membeberkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah memberikan perintah untuk membentuk tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Hasto menyebut, tim ini bernama tim tujuh karena beranggotakan tujuh orang.
"Ada tujuh orang yang ditugaskan oleh Presiden Jokowi, jadi tim tujuh agar mencapai tujuan pemenangan Ganjar Pranowo," ujar Hasto di Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2023).
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menyebutkan nama Gibran di tim 7 tersebut.